JATIMPEDIA, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, membuat terobosan baru dengan meminta seluruh pegawai pemkab menggunakan jasa transportasi umum ojek daring maupun angkutan umum lainnya saat berangkat dan pulang kerja setiap Jumat.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiadani mengemukakan bahwa gerakan memanfaatkan transportasi umum ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah setempat meningkatkan pendapatan sopir angkutan umum maupun ojek daring.
Baca juga: Bupati Ipuk Pastikan Kontrak PPPK Pemkab Banyuwangi Tetap Berlanjut
"Hari ini saya ke kantor naik ojol, ini adalah gerakan yang akan kami rutinkan mulai Jumat ini dan seterusnya. Seluruh karyawan pemkab akan berangkat dan pulang kerja menggunakan moda transportasi publik, termasuk layanan pesan antar," ujarnya di Banyuwangi, Jumat.
Menurut Ipuk, gerakan memanfaatkan transportasi umum itu adalah bagian dari upaya pemkab untuk meningkatkan pendapatan para sopir angkutan umum.
Baca juga: Kabupaten Banyuwangi Diproyeksikan Ikuti Penilaian HAM Nasional
"Kami berharap dengan masifnya para karyawan memanfaatkan transportasi umum akan berdampak pada peningkatan pendapatan mereka," tuturnya.
Gerakan memanfaatkan transportasi umum ini mendapat sambutan antusias dari para sopir angkutan umum, baik angkutan umum maupun ojek online.
Baca juga: Triwulan II-2026, Simpanan Bank di Jatim Tumbuh 4,64 Persen YoY
"Di tengah banyak turunnya orderan akhir-akhir ini karena semakin banyaknya yang jadi ojol, program ini membantu kami, bisa untuk menambah pendapatan. Pesanan makin banyak kalau setiap hari Jumat dirutinkan kegiatan ini," kata Siti, pengemudi ojol.
Sebelumnya, Pemkab Banyuwangi juga telah melaksanakan program angkutan sekolah gratis yang melibatkan puluhan sopir angkot. Setiap pagi hari dan pulang sekolah, para sopir angkot keliling menjemput pelajar di titik tertentu. (sat)
Editor : Eka Sapto