Pemkab Lumajang dan Pertamina Pastikan Ketersediaan LPG Subsidi

Reporter : indri fitria

JATIMPEDIA, Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan ketersediaan elpiji bersubsidi 3 kilogram di pasaran dengan langsung menambah jumlah pasokan guna mengatasi kelangkaan di masyarakat.

"Kami langsung menambah pasokan dari jumlah biasanya. Meski sempat ada keterlambatan, situasi segera teratasi dengan baik," kata Kabag Perekonomian dan SDA Setda Lumajang Yudho Hariyanto saat dikonfirmasi di Lumajang, Selasa.

Baca juga: Pengembangan Sumur Infill Tingkatkan Produksi Migas Nasional

Beberapa waktu lalu, pasokan gas elpiji 3 kg di Kecamatan Pronojiwo sempat terganggu akibat keterlambatan distribusi di wilayah sekitar. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian stok terserap oleh pembeli dari luar daerah, sehingga berimbas pada kelangkaan di masyarakat setempat.

Pemkab Lumajang segera mengambil langkah cepat dengan langsung berkoordinasi dengan SBM Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas, agen dan pangkalan distribusi untuk menambah pasokan.

Pemkab Lumajang terus berupaya menjaga ketersediaan gas elpiji 3 kilogram, yang lebih dikenal dengan gas melon, agar tepat sasaran bagi rumah tangga prioritas.

"Langkah strategis itu menjadi wujud nyata kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga ketahanan energi yang adil dan merata," ujar dia.

Baca juga: Sumur Migas Pangkah Gresik Bikin Pertamina Optimistis, Produksi Tembus 2.443 Barel per Hari

Selain menambah pasokan, lanjutnya, Pemkab juga mengimbau pelaku usaha seperti restoran dan penginapan agar menggunakan elpiji non-subsidi. Langkah itu penting agar elpiji 3 kg dapat dialokasikan sesuai kebutuhan rumah tangga, sekaligus mendorong efisiensi dan keadilan distribusi energi.

"Upaya itu tidak semata menjaga stok, tapi juga menjamin seluruh lapisan masyarakat mendapatkan akses energi yang sesuai. Kami saling menguatkan agar distribusi berjalan lancar dan merata," katanya.

Dengan pendekatan pembinaan persuasif, ia mengatakan pemerintah kabupaten mendorong seluruh pihak untuk menyesuaikan penggunaan energi secara bijak. Kesadaran kolektif menjadi kunci utama agar distribusi elpiji 3 kg berjalan optimal dan berkelanjutan.

Baca juga: Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Kembangkan Tiga Sumur Infill

Edukasi kepada publik juga digencarkan agar masyarakat membeli gas sesuai kebutuhan, menghindari penimbunan, dan memprioritaskan pemakaian yang hemat. Kesadaran itu merupakan pondasi untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengurangi potensi gangguan distribusi di masa depan.

"Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan saling memahami peran masing-masing. Dengan kesadaran kolektif, kebutuhan energi masyarakat bisa terpenuhi secara adil dan berkelanjutan," katanya.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, penyedia, dan pengguna, Pemkab optimistis ketersediaan gas elpiji 3 kg di Lumajang dapat terus terjaga. Langkah itu sekaligus menumbuhkan semangat pengelolaan energi yang cerdas, bertanggung jawab, dan berwawasan masa depan. (sat)

Editor : indri fitria

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru