JATIMPEDIA, Ponorogo - Bus Damri dengan trayek layanan Ponorogo–Tulungagung kembali beroperasi mulai awal Agustus 2025, setelah sempat vakum selama dua bulan akibat jalan longsor di wilayah Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Plt Kabid Angkutan dan Sarana Dinas Perhubungan Tulungagung Aries Prasetyo, Selasa, menyampaikan, pengoperasian kembali ini dimulai setelah jalur yang sempat rusak akibat longsor selesai diperbaiki pada Kamis.
Baca juga: Bupati Lisdyarita Luncurkan Logo Hari Jadi ke-530 Ponorogo
"Per 1 Agustus 2025, bus Damri kembali melayani trayek Ponorogo–Tulungagung via Trenggalek," ujar Aries.
Menurut Aries, layanan angkutan perintis ini sebelumnya sudah beroperasi normal sejak awal 2025.
Namun, kerusakan jalur akibat longsor membuat layanan terpaksa dihentikan sementara sejak Mei.
"Trayek ini sempat terhenti dua bulan karena akses utama terdampak bencana," katanya.
Baca juga: Perbaiki Jembatan Plapar Ponorogo, Pemprov Jatim Siapkan Anggaran Rp 5 Miliar
Aries menjelaskan, trayek ini saat ini hanya dilayani satu armada ukuran medium dengan kapasitas 25 penumpang.
Jumlah armada dikurangi dari sebelumnya dua unit karena minimnya jumlah penumpang dan adanya kebijakan efisiensi anggaran tahun ini.
“Rata-rata hanya terisi 5 sampai 10 penumpang, mayoritas pedagang dari Pagerwojo yang berjualan di Pasar Ngemplak dan Pasar Wage,” jelasnya.
Baca juga: Kantor Imigrasi Ponorogo Layani Pembuatan Paspor untuk Pekerja Migran Indonesia
Bus Damri trayek ini merupakan bagian dari program subsidi angkutan perintis pemerintah pusat, dengan tarif yang dipatok sebesar Rp16 ribu sekali jalan.
Aries berharap layanan ini tetap berjalan hingga akhir tahun untuk mendukung mobilitas masyarakat di jalur perdesaan antar-kabupaten tersebut. (sat)
Editor : Arif