Pemandu Wisata Kawah Ijen Dilatih Bahasa Mandarin

Reporter : Satriyo

JATIMPEDIA, Banyuwangi - Pemandu wisata di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen mulai serius mempelajari bahasa Mandarin. Hal ini seiring turis asal China mendominasi jumlah pengunjung destinasi di TWA Ijen dalam setahun terakhir.

Pelatihan berlangsung secara mandiri di Dusun Tanah Los, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, yang merupakan salah satu pintu masuk ke Wisata Kawah Ijen.

Baca juga: Investor China Lirik Investasi Budidaya Tiram di Banyuwangi

“Kebanyakan wisatawan saat ini datang dari China. Karena mereka jarang yang bisa Bahasa Inggris, kami berinisiatif ikut pelatihan Bahasa Mandarin. Harapannya, kami bisa lebih mudah berkomunikasi dan memberikan pelayanan terbaik,” ujar Sigit, salah satu pemandu wisata, Jumat.

Baca juga: Syngenta Kenalkan SIMODIS kepada 285 Petani Jember dan Banyuwangi

Pelatihan ini dipandu oleh Sulistiyani, pengajar Bahasa Mandarin yang secara sukarela datang dari Banyuwangi Kota. Ia menyampaikan bahwa para peserta sudah menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan dalam waktu singkat.

“Sudah dua minggu saya membimbing kelas ini, mereka cukup cepat menangkap materi. Tinggal membiasakan pelafalan dan beberapa kosakata yang mirip bunyinya. Ini penting karena komunikasi yang baik akan membuat wisatawan merasa lebih nyaman,” kata Sulistiyani.

Baca juga: Koral Hias Banyuwangi Tembus Pasar AS, Sekali Kirim Raup Rp40 Juta

Langkah para pemandu wisata Kawah Ijen ini mendapat apresiasi karena dinilai sebagai bentuk kesiapan dalam menghadapi tren pariwisata yang semakin global. Dengan bekal Bahasa Mandarin, mereka diharapkan mampu menjembatani komunikasi antara wisatawan China dan layanan lokal secara lebih efektif.(sat)

Editor : Satriyo

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru