PLN Pastikan Sistem Kelistrikan UP3 Malang Aman di Liburan Idulfitri 1446 H
JATIMPEDIA, Malang – Manajer PLN UP3 Malang, Agung Wibowo menyatakan bahwa kondisi kelistrikan pada 1 Syawal 1446 H di wilayah Sistem UP3 Malang yang mencakup 10 gardu induk dan 105 penyulang dalam kondisi aman. Daya mampu pasok kumulatif mencapai 950 MW, dengan beban puncak kumulatif sebesar 791 MW, serta cadangan daya sebesar 159 MW.
“Sumber daya yang dikerahkan terdiri atas personel PLN sebanyak 177 orang, personel TAD dan mitra kerja 404 orang. Selain itu, tersedia UGB 31 unit, genset bergerak (mobile) 3 unit, UPS 4 unit, UCKB 1 unit, mobil yantek 43 unit, motor yantek 69 unit, skylift 1 unit, crane 1 unit, serta material cadangan gangguan yang tersedia dalam jumlah cukup,” kata Agung, Sabtu (5/4/2025).
SPKLU UP3 Malang memiliki daya tarik tersendiri karena lokasinya berdekatan dengan Kawasan Malang Heritage Kayutangan.
“Selama proses pengisian daya (charging), pelanggan dapat menikmati suasana kawasan sembari berjalan kaki atau menikmati wisata kuliner dari deretan kafe yang berjajar rapat di sekitar lokasi,” tuturnya.
Tercatat, SPKLU tersebar di 31 lokasi dengan jumlah pengisi daya (charger) sebanyak 47 unit dan total daya 1.277 kW. Selama periode Lebaran, jumlah transaksi SPKLU di wilayah UP3 Malang mencapai 433 transaksi dengan total pemakaian daya 10.556 kWh. Sejak awal Maret, jumlah transaksi kumulatif mencapai 18.905 transaksi dengan pemakaian daya 28.263 kWh.
“Sebagai opsi pengisian daya alternatif untuk SPKLU yang padat peminat seperti di UP3 Malang, kami arahkan pelanggan ke SPKLU milik PT STROOM di daerah Simpang Sulfat. Untuk Rest Area KM 84, tersedia SPKLU UPT, Malang Strudel, dan RS Prima Husada,” tegasnya.
Asisten Manajer Jaringan, Vady Faizal Putra, menambahkan bahwa terdapat dua posko siaga keandalan, yaitu:
Posko Siaga Distribusi sebanyak 14 lokasi (1 UP3 dan 13 ULP), serta
Posko Siaga Basecamp Icon+ sebanyak 1 lokasi.
Sedangkan untuk Posko Siaga Mudik Lebaran, terdapat 2 lokasi:
Posko Mudik Rest Area KM 84 A
Posko Mudik Rest Area KM 84 B.
“Jumlah lokasi VVIP/VIP sebanyak 21 lokasi, beberapa di antaranya adalah Rumah Dinas Bupati, Masjid Jami’ Malang, Masjid Baiturrahman Kepanjen, Masjid An-Nur Batu, dan Rumah Dinas Wali Kota Batu,” ucapnya.
“Selama periode 17–30 Maret, tingkat okupansi hotel di wilayah Malang Raya meningkat sebesar 30 persen dan diperkirakan akan naik signifikan hingga 80 persen, terutama pada H+1 dan H+2 Lebaran, sesuai informasi dari PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia),” imbuh Vady.
“Adapun jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Malang Raya mencapai 281.399 unit, dengan rata-rata 850 kendaraan per jam yang masuk melalui Gerbang Tol Singosari. Dari total kendaraan tersebut, sebanyak 21.570 unit atau sekitar 7,6 persen merupakan peningkatan lima kali lipat dibandingkan tahun lalu,” lanjutnya. (cin)