Jajal BYD Atto 1 di Tol Malang, Lincah dan Efisien
JATIMPEDIA, Malang – Produsen mobil listrik BYD mengenalkan BYD ATTO 1 yang dirancang ringkas, lincah dan efisien dalam melibas jalanan yang ada di Indonesia.
President Director PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu mengatakan BYD Indonesia melanjutkan langkah strategis dengan menghadirkan pengalaman eksklusif uji mengemudi lintas kota.
Ia mengatakan, mobil listrik mungil diuji coba pada rute Surabaya–Malang PP sejauh lebih dari 220 kilometer yang ditempuh tanpa melakukan pengisian daya atau charging.
“Melalui kegiatan test drive Surabaya–Malang, kami ingin memberikan kesempatan merasakan langsung performa dan kenyamanan,” katanya.
Menurutnya, Jawa Timur adalah salah satu pasar strategis bagi BYD yang telah menyumbangkan kontribusi lebih dari 800 unit penjualan pada paruh pertama tahun ini.
Ia menambahkan, kehadiran diler resmi di Surabaya dan Malang adalah komitmen untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di wilayah tersebut.
Ia mengatakan, mengusung tema Effortless Everyday Move, mobil listrik ini tampil ringkas dengan desain kompak, velg alloy 16 inci, serta pencahayaan modern LED Headlamp dan DRL.
Dengan baterai 100 persen terisi, varian standard range yang dipakai mampu mencatat estimasi jarak hingga 300 kilometer.
“Meski kecil, ruang kabinnya lega. Baik duduk di depan maupun belakang tetap lapang, bahkan kepala tidak mentok atap,” katanya.
Di balik kemudi, kata dia, pengemudi disuguhkan layar digital 7 inci berisi informasi baterai, estimasi jarak, serta speedometer.
Sementara layar sentuh 10,1 inci Full HD di tengah dasbor mendukung Apple CarPlay, Android Auto, hingga kamera mundur. Tak hanya itu, fitur hiburan unik seperti karaoke juga tersedia.
“Berbagai pengaturan bisa dilakukan lewat sentuhan layar, tombol manual, maupun kontrol di setir, termasuk voice command. Untuk mobil di kisaran Rp200 jutaan, fiturnya istimewa,” katanya.
Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan menegaskan antusiasme masyarakat Jawa Timur memperlihatkan relevansi produk BYD.
“Kami ingin menunjukkan efisiensi waktu, energi, dan biaya bisa dicapai tanpa mengorbankan kenyamanan dan performa. Kami berharap EV ini menjadi bagian dari gaya hidup cerdas, praktis, ekonomis, dan ramah lingkungan,” ujarnya. (cin)