Gus Yani dan Dokter Alif Pastikan Mudik di Gresik Makin Nyaman
JATIMPEDIA, Gresik –Â Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten Gresik telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran arus mudik dan keamanan masyarakat. Mulai dari perbaikan infrastruktur, penyelenggaraan mudik gratis, kesiagaan darurat 24 jam, hingga layanan kesehatan yang tetap berjalan selama libur Lebaran.
Perbaikan Infrastruktur untuk Kelancaran Mudik.
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Gresik telah melakukan peningkatan kualitas infrastruktur jalan guna mendukung arus mudik dan balik Lebaran 2025. Sejumlah ruas jalan yang telah diperbaiki antara lain:
* Ruas Panceng – Lowayu sepanjang 300 meter
* Ruas Wotan – Petung sepanjang 200 meter
* Ruas Kapten Darmo Sugondo sepanjang 600 meter
* Ruas Balongpanggang – Metatu sepanjang 150 meter
* Ruas Balongpanggang – Mojopuro (akses utama ke Lamongan sisi selatan) sepanjang 700 meter.
Selain itu, Tim Satuan Tugas Unit Reaksi Cepat (SATGAS URC) Dinas PUPR juga telah menindaklanjuti 152 laporan perbaikan jalan sepanjang tahun 2025 dan akan tetap siaga selama libur Lebaran untuk menangani kondisi darurat terkait jalan dan jembatan.
Mudik Gratis dan Keamanan Transportasi.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik kembali menggelar program mudik gratis bagi masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 1.072 peserta telah terdaftar dalam program ini, dengan menggunakan total 24 armada bus yang melayani 8 jurusan kota. Untuk memastikan keamanan perjalanan, Dinas Kesehatan (Dinkes) menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi dan peserta mudik.
Sebagai tambahan, Badan Narkotika Nasional (BNN) juga melakukan tes urine bagi pengemudi dan kru bus guna memastikan keselamatan selama perjalanan. Perihal penerangan jalan juga menjadi perhatian. Saat ini, Dishub Kabupaten Gresik tengah mengupayakan normalisasi Penerangan Jalan Umum (PJU) dan penerangan di sepanjang jalur pantura (JIIPE-Panceng).
Siaga Kegawatdaruratan 24 Jam.
Sebagai langkah antisipasi situasi darurat selama periode Lebaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gresik akan siaga penuh selama 24 jam. Tim gabungan ini siap bertindak cepat dalam menghadapi potensi bencana, gangguan ketertiban, serta keadaan darurat lainnya.
Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan.
Agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan, Unit Gawat Darurat (UGD) di RS Ibnu Sina, RS Gresik Sehati, RS Umar Mas’oed, serta Puskesmas di berbagai wilayah Kabupaten Gresik akan tetap beroperasi selama libur Lebaran. Selain itu, dokter spesialis juga akan bersiaga secara on-call selama 24 jam untuk menangani kasus darurat.
Dengan berbagai kesiapan ini, Pemkab Gresik memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman, serta tetap mendapatkan pelayanan publik yang optimal selama libur Lebaran.(ind)