JATIMPEDIA, Kediri - Efisiensi anggaran mendorong Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, fokus pada tujuh misi dan 17 program prioritas. Program utama mencakup pelayanan kesehatan dan pendidikan, yang dianggap vital bagi masyarakat Kabupaten Kediri.
Dalam pidatonya di Gedung DPRD, Hanindhito menegaskan pentingnya keberlanjutan program bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pusat. "Kami harap program yang kami jalankan benar-benar dibutuhkan oleh publik," ujarnya, Kamis (6/3/2025).
Baca juga: Pemkab Kediri Buka Magang Ke Jepang, Upaya Tekan Pengangguran
Salah satu program unggulan adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 30.000 anak PAUD. Program lain juga mencakup pengembangan SMA Dharma Wanita di Pare menjadi salah satu boarding school terbaik di Indonesia.
Selain itu, Bupati Kediri berencana menambah jumlah puskesmas dengan layanan rawat inap. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kediri juga akan dipersiapkan untuk menjadi rumah sakit rujukan seperti RSUD dr Soetomo Surabaya.
Baca juga: Bupati Kediri Mas Dhito Sebut Nilai Kerusakan Aksi Massa Capai Rp 500 Miliar
Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Murdi Hantoro, berharap kepemimpinan Bupati Hanindhito dan Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa bisa lebih berkembang. Ia menilai fokus pada sektor kesehatan dan pendidikan sudah sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Bupati Kediri juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk mewujudkan program-program yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat. "Pembangunan yang terarah akan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat," tambahnya.
Baca juga: Tahun Ini Pemkab Kediri Lakukan Perbaikan Jalan Sepanjang 51.910 Meter di 22 Kecamatan
Kepemimpinan Mas Dhito dan Mbak Dewi diharapkan dapat menciptakan perubahan yang positif dalam jangka panjang. Program-program prioritas ini diharapkan dapat menjawab tantangan pembangunan daerah dengan lebih efektif.(sat)
Editor : Arif