JATIMPEDIA, Surabaya- Kepala Kantor OJK Jawa Timur, Yunita Linda Sari, menyampaikan bahwa Kredit perbankan tumbuh 8,04% (yoy) mencapai Rp614 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 4,73% (yoy) menjadi Rp790 triliun.
Stabilitas perbankan juga terlihat dari rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) yang turun menjadi 2,88%, serta rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) yang kuat di angka 29,58%.
Baca juga: OJK Minta Bank Blokir 38 Ribu Rekening Terindikasi Judi Online
“Perbankan Jawa Timur menunjukkan pertumbuhan yang sehat, dengan likuiditas yang terjaga dan kualitas aset yang membaik. Hal ini menjadi indikasi positif bagi keberlanjutan ekonomi daerah. Kami akan terus mendorong sektor jasa keuangan untuk semakin inklusif dan berdaya saing,” jelas Yunita Linda Sari.
Baca juga: Manufaktur Masih Lesu, OJK Soroti Dampaknya
Yunita Linda Sari menyampaikan bahwa solidnya kinerja perbankan 2024 juga sejalan dengan capaian kinerja pasar modal, Industri Keuangan Non-Bank, Dana Pensiun, dan Perusahaan Pembiayaan yang membaik. (cin)
Editor : Fitri Handayani