KAI dan Bank Mandiri Bersinergi Terapkan Transaksi Non-Tunai

Reporter : Fitri Handayani

JATIMPEDIA, Jakarta -  PT Kereta Api Indonesia (KAI) bekerja sama dengan Bank Mandiri memperluas penggunaan transaksi non-tunai di lingkungan KAI. Melalui sinergi ini, pelanggan dapat melakukan pembayaran menggunakan QRIS dan sistem contactless di stasiun.

"Kami melihat Bank Mandiri sebagai mitra strategis yang dapat mendukung berbagai peningkatan kebutuhan operasional dan pengembangan KAI. Layanan perbankan digital dari Bank Mandiri akan sangat membantu KAI dalam meningkatkan layanan kepada pelanggan dan mempercepat proses digitalisasi di lingkungan KAI," kata Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, Selasa (1/10/2024).

Baca juga: Plasa Surabaya Catat Transaksi Rp 8,3 Miliar Sepanjang Program Rezeki Nomplok 5

“Kerja sama ini adalah salah satu wujud nyata sinergi BUMN dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih kuat dan terintegrasi di Indonesia. Dengan berbagai inovasi dan layanan perbankan digital yang ditawarkan, siap membawa sektor transportasi ke era baru yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan,” katanya

Pengguna layanan KAI juga dapat mengisi saldo kartu multi-trip (KMT) melalui aplikasi Livin’ by Mandiri. Menurut VP Public Relations KAI Anne Purba, langkah ini bagian dari upaya KAI dalam mengembangkan digitalisasi layanan.

Baca juga: KA Sangkuriang Perkuat Konektivitas Dengan Kota Strategis

“Hingga Agustus 2024 jumlah downloader aplikasi Access by KAI mencapai 23.900.905 akun. Sementara, jumlah pelanggan melakukan E-Boarding Pass sudah mencapai 66.353.583 kali," kata Anne.

"Hal tersebut menunjukan kebutuhan masyarakat yang tinggi untuk mengakses layanan yang praktis dan mudah semakin tinggi,” kata Anne lagi.

Baca juga: Januari-Juli 2026, KAI Angkut 3,44 Juta Ton Petikemas Tumbuh 20,28 Persen

Menurutnya, digitalisasi sudah diterapkan pada pembelian tiket KA jarak jauh, lokal, KRL, KA Bandara, LRT Jabodebek, dan Whoosh.(cin)

Editor : Fitri Handayani

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru