Petani Jember Gunakan Drone Untuk Penyemprotan Tanaman Jagung

Reporter : Satriyo

JATIMPEDIA, Jember - Terobosan baru mengunakan kecanggihan tekhnologi untuk melakukan perawatan tanaman pertanian mulai dikembangkan di kabupaten Jember.

Salah satunya dengan penggunaan drone spraying yang dilakukan kelompok tani Karya Guna Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) setempat.

Baca juga: JKCI 2026 Perkuat Hilirisasi Tembakau dan Promosikan Pariwisata Jember

Selain itu bekerja sama dengan tim Pioneer dalam penyediaan obat-obatan dan nutrisi tanaman serta tim drone agro sentosa sebagai partner penyedia drone spraying.

Menurut Nanda Permatasari salah satu PPL kecamatan Kaliwates, Penggunaan drone spraying dinilai lebih praktis, efektif dan efisien untuk penyemprotan tanaman mulai dari segi waktu, tenaga kerja, dan biaya.

"Penggunaan drone spraying lebih menghemat biaya jika dibandingkan dengan penggunaan tenaga kerja dengan biaya Rp.300.000/ha," katanya dikutip dari web PPID Jember, Sabtu (28/9/2024).

Baca juga: Mentan Tegaskan Pabrik Gula Wajib Punya Kebun Tebu Sendiri

Selain itu sering terjadi penolakan oleh tenaga kerja karena penyemprotan pada tanaman jagung dinilai sangat susah dan membutuhkan waktu cukup lama.

"Penyemprotan yang bertujuan menambah nutrisi ini dilakukan pada tanaman jagung yang berumur 60 hst dan di fase pengisian buah, dengan harapan tanaman terlindungi dari serangan hama dan penyakit serta melimpahnya produksi jagung," lanjutnya.

Baca juga: Pemkab Sumenep Kembangkan Usaha Pertanian Hidroponik

Langkah awal penyemprotan menggunakan teknologi drone spraying ini adalah dengan mapping yaitu memetakan area yang akan dilakukan penyemprotan dan mengetahui jumlah kebutuhan obat-obatan.

"Kemudian penyemprotan dilakukan oleh tim ahli dari drone agro sentosa secara sistematis agar obat-obatan dapat menjangkau ke seluruh bagian tanaman jagung," katanya mengakhiri. (sat)

Editor : Satriyo

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru