JATIMPEDIA, Jember - Terobosan baru mengunakan kecanggihan tekhnologi untuk melakukan perawatan tanaman pertanian mulai dikembangkan di kabupaten Jember.
Salah satunya dengan penggunaan drone spraying yang dilakukan kelompok tani Karya Guna Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) setempat.
Baca juga: Pemkab Jember Distribusikan Air Bersih ke 8 Kecamatan Terdampak Kekeringan
Selain itu bekerja sama dengan tim Pioneer dalam penyediaan obat-obatan dan nutrisi tanaman serta tim drone agro sentosa sebagai partner penyedia drone spraying.
Menurut Nanda Permatasari salah satu PPL kecamatan Kaliwates, Penggunaan drone spraying dinilai lebih praktis, efektif dan efisien untuk penyemprotan tanaman mulai dari segi waktu, tenaga kerja, dan biaya.
"Penggunaan drone spraying lebih menghemat biaya jika dibandingkan dengan penggunaan tenaga kerja dengan biaya Rp.300.000/ha," katanya dikutip dari web PPID Jember, Sabtu (28/9/2024).
Baca juga: Mahasiswa UNEJ Kembangkan Kampung Tangguh Bencana di Jember
Selain itu sering terjadi penolakan oleh tenaga kerja karena penyemprotan pada tanaman jagung dinilai sangat susah dan membutuhkan waktu cukup lama.
"Penyemprotan yang bertujuan menambah nutrisi ini dilakukan pada tanaman jagung yang berumur 60 hst dan di fase pengisian buah, dengan harapan tanaman terlindungi dari serangan hama dan penyakit serta melimpahnya produksi jagung," lanjutnya.
Baca juga: Kinerja SGN Semester I 2026 Tumbuh Positif, Tebu Giling Naik 20 Persen dan Produksi Gula 26 Persen
Langkah awal penyemprotan menggunakan teknologi drone spraying ini adalah dengan mapping yaitu memetakan area yang akan dilakukan penyemprotan dan mengetahui jumlah kebutuhan obat-obatan.
"Kemudian penyemprotan dilakukan oleh tim ahli dari drone agro sentosa secara sistematis agar obat-obatan dapat menjangkau ke seluruh bagian tanaman jagung," katanya mengakhiri. (sat)
Editor : Satriyo