Jakarta, JP - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melaporkan kondisi jaringan telekomunikasi sebagai dampak dari erupsi gunung Semeru di Lumajang.
Hingga pukul 10.00 WIB, Senin (5/12) dilaporkan, terdapat beberapa jaringan telekomunikasi yang mengalami gangguan.
Baca juga: Pemkab Lumajang Tebar 100 Ribu Benih Ikan di Ranu Klakah
Saat ini yang terdampak adalah jaringan dari operator telekomunikasi Smartfren. Terdapat 5 Base Transceiver Station (BTS) yang terdampak. Adapun areanya, yaitu area Supit Urang, OroOro, Ombo, dan Taman Ayu. Di area ini, listriknya padam sejak kemarin, selain itu juga tertutup. Sehingga mobilisasi mobile genset tidak bisa dilakukan. Meski demikian, hingga saat ini, tinggal 1 BTS saja yang mati.
“Posisi saat ini tinggal 1 BTS mati, yang lainnya sudah up. Letaknya di Supit Urang, ini di daerah curah Kobokan,” kata Usman Kansong, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo dalam keterangan persnya, Senin (5/12)
Baca juga: Semester I-2026, Telkom Kantongi Pendapatan Rp 75,9 Triliun
Sedangkan, jaringan operator telekomunikasi PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (IOH), disebutkan belum bisa dicek, karena lokasinya belum bisa diakses. Selain itu, wilayah masih diisolir. “site impact ada 1 site di SupitUrang yang down. Site yang paling dekat dan paling tinggi di Semeru,” ujar Usman.
Lalu, operator telekomunikasi PT XL Axiata Tbk disebutkan semua jaringan yang berada di ring satu, sudah mulai normal sejak pagi ini.
Baca juga: Danantara Perkuat Layanan Publik, Telkomsel Tumbuh Sehat di Semester I 2026
Sementara, operator telekomunikasi PT Telkomsel melaporkan, semua jaringannya normal atau dalam kondisi aman. Sedangkan, dari PT Telkom Tbk, untuk sementara belum ada laporan, nanti akan di update segera. (raf)
Editor : Aries W