Jakarta, JP - Pemerintah memastikan bakal memberikan subsidi penjualan mobil dan sepeda motor listrik mulai tahun depan agar harganya lebih terjangkau.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan, pemerintah sedang menyelesaikan skema untuk mensubsidi sekitar Rp 6,5 juta per pembelian sepeda motor listrik untuk mendorong penjualan kendaraan listrik di Indonesia.
Baca juga: Diler MAXUS Hadir di Kota Malang Terintegrasi Berkonsep 3S
Skema subsidi serupa sedang dipertimbangkan untuk mobil listrik. Namun, Luhut belum memberikan rincian untuk subsidi mobil listrik.
"Kalau mau tukar motor ke listrik tahun depan, ya. Nanti dapat subsidi," ujar Luhut dalam forum perbankan seperti dikutip Selasa (29/11/2022).
Baca juga: VinFast Luncurkan Tiga Motor Listrik, Dibanderol Mulai Rp 17,5 Juta
Indonesia sendiri memiliki target setidaknya 1,2 juta adopsi sepeda listrik dan 35.000 adopsi mobil listrik pada tahun 2024.
Asosiasi industri menyatakan, permintaan mobil listrik (EV) tumbuh tetapi volume penjualan masih sangat kecil dibandingkan dengan mobil bermesin bakar di Indonesia karena harga mobil listrik yang lebih mahal.
Baca juga: Pemkab Probolinggo Pelopori Ekosistem Kendaraan Listrik di Jatim
Indonesia ingin mengembangkan industri EV dan baterainya sendiri di dalam negeri, setelah melarang ekspor bijih nikel untuk memastikan pasokan bagi investor dalam pemrosesan sejak 2020.
Indonesia sudah memberikan pemotongan pajak untuk penjualan EV dan mobil hybrid sejak 2019. (raf)
Editor : Aries W