JATIMPEDIA, Surabaya - NJS Gold memperluas lini bisnisnya dengan menghadirkan NJS Gold Logam Mulia. Produk ini diluncurkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap emas investasi melalui pilihan gramasi yang lebih terjangkau, sekaligus menjawab meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga nilai aset untuk masa depan.
Baca juga: Tahun 2025 Nilai Pasar Emas Digital Tembus Rp9.491 Triliun
Founder dan CEO NJS Gold, Naomi Julia Soegianto, mengatakan, kehadiran logam mulia merupakan langkah yang telah lama direncanakan perusahaan. Gagasan tersebut berangkat dari keinginan untuk membuat investasi emas dapat dijangkau oleh lebih banyak kalangan, tidak hanya mereka yang memiliki kemampuan finansial besar.
"Kami melihat kebutuhan masyarakat untuk semakin melek investasi. Investasi logam mulia ini berguna untuk masa depan. Kami ingin investasi emas tidak hanya bisa dilakukan kalangan tertentu, tetapi semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk mulai berinvestasi," ujar Naomi saat peluncuran NJS Gold Logam Mulia di acara 29th Surabaya International Jawellery Fair 2026 di Shangrila Surabaya, Sabtu (17/10/2026).
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, NJS Gold Logam Mulia tersedia dalam empat pilihan gramasi, yakni 0,5 gram, 1 gram, 2 gram, dan 5 gram. Pilihan ini diharapkan memudahkan masyarakat menyesuaikan pembelian emas dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing.
Menurut Naomi, pilihan gramasi kecil juga menjadi strategi NJS Gold untuk menjangkau generasi muda, termasuk generasi Z yang semakin mengenal investasi sejak dini. Perusahaan ingin menanamkan pemahaman bahwa menyiapkan aset untuk masa depan tidak harus menunggu seseorang memiliki penghasilan besar.
"Generasi muda sekarang sudah mulai memahami investasi. Kami ingin menyadarkan mereka bahwa investasi itu penting dan sebaiknya dimulai sejak dini. Karena itu, kami menghadirkan gramasi kecil agar semakin banyak orang bisa memulainya," katanya.
Naomi menilai, emas memiliki karakteristik yang membuatnya menarik sebagai salah satu pilihan untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang atau bahkan jangka pendek. Berbeda dengan instrumen yang pergerakan harganya bisa sangat cepat, harga emas juga dapat bergerak relatif stabil dalam periode tertentu, meskipun tetap berfluktuasi mengikuti kondisi pasar.
Ia juga mengingat kembali krisis moneter 1998 sebagai salah satu pengalaman yang memperlihatkan pentingnya diversifikasi aset. Dalam situasi ekonomi yang penuh tekanan, emas kerap dipandang sebagai salah satu alternatif untuk menjaga nilai kekayaan. Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya memahami tujuan dan jangka waktu investasi sebelum menentukan pilihan.
Bagi NJS Gold, kehadiran logam mulia bukan sekadar menambah kategori produk, melainkan juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih luas dengan pelanggan dan pecinta emas.
"Merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi kami dapat menghadirkan NJS Gold Logam Mulia sebagai babak baru dalam perjalanan NJS Gold. Logam mulia bukan hanya sekadar produk baru, melainkan sebuah komitmen kami untuk menjangkau lebih banyak masyarakat dan membuka kesempatan yang lebih luas untuk memiliki emas sebagai aset yang bernilai dengan kualitas dan standar produk yang baik," ujar Naomi.
Baca juga: Harga Cenderung Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman
Dari sisi produk, NJS Gold mengedepankan kualitas bahan baku, standar mutu, keaslian, serta kepercayaan pelanggan. Produk logam mulia ini memiliki kadar emas 99,9 persen dan didukung sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) sesuai dengan lingkup sertifikasi yang berlaku.
Naomi menjelaskan, aspek keamanan produk juga menjadi perhatian perusahaan. Kemasan segel dirancang untuk menjaga keamanan produk dan membantu konsumen mengetahui apabila terdapat indikasi segel telah dibuka atau mengalami kerusakan.
"Kami memastikan bahan baku yang digunakan memenuhi standar yang dipersyaratkan. Dengan kualitas bahan baku dan standar yang jelas, kami merasa lebih mantap dalam menghadirkan produk ini kepada masyarakat," katanya.
Untuk saat ini, NJS Gold masih memusatkan pemasaran logam mulia di pasar domestik dan belum memiliki rencana ekspor. Produk tersebut dapat diperoleh melalui toko-toko emas rekanan NJS Gold yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Ke depan, perusahaan juga berencana memperluas akses pembelian melalui kanal penjualan daring. Langkah ini diharapkan membuat konsumen akhir dapat memperoleh produk secara lebih praktis, sekaligus memperluas jangkauan pasar di tengah perubahan perilaku belanja masyarakat.
Naomi menegaskan, kepercayaan pelanggan menjadi fondasi utama perjalanan NJS Gold. Menurut dia, pelanggan bukan sekadar pembeli, melainkan mitra yang ikut membangun keberlangsungan perusahaan sejak awal berdiri.
"Tanpa pelanggan, NJS bukan siapa-siapa. Sejak awal berdiri, kami memandang pelanggan sebagai mitra dan keluarga. Karena itu, ketika membuat desain atau menghadirkan produk, kami selalu memikirkan siapa yang akan menggunakannya dan bagaimana produk tersebut bisa memberikan nilai bagi mereka," ujarnya.
Ia menyebut NJS Gold lahir dari hati dengan misi menjadi berkat dan membawa manfaat bagi banyak orang. Prinsip tersebut diterapkan dalam proses kerja perusahaan, mulai dari pengembangan produk hingga menjaga kualitas hasil akhir.
"Kami ingin setiap produk yang dihasilkan benar-benar membawa manfaat bagi orang yang memilikinya. Bekerjalah dengan sukacita, ciptakan sesuatu dengan baik, dan hasilkan produk yang berkualitas agar orang yang menggunakannya juga merasakan manfaatnya," kata Naomi.
Ia berharap NJS Gold Logam Mulia dapat menjadi pilihan masyarakat yang ingin menyiapkan aset untuk masa depan, sekaligus memperluas pemahaman mengenai perbedaan fungsi emas investasi dan perhiasan. "Kalau ingin berinvestasi, pilih logam mulia. Kalau ingin emas yang bisa digunakan sebagai perhiasan, pilih perhiasan," pungkasnya.
Editor : Eka Sapto