Pemkab Tulungagung Mulai Benahi Drainase dan Tata Kota

Reporter : Arif
Pemerintah Kabupaten Tulungagung, menata trotoar dan memperlebar saluran drainase dalam kota di Jalan Teuku Umar

JATIMPEDIA, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten Tulungagung, menata trotoar dan memperlebar saluran drainase dalam kota di Jalan Teuku Umar untuk meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan dengan target penyelesaian pada 28 Desember 2026.

Pelaksana Tugas Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin meninjau langsung proyek pembangunan di sisi barat Jalan Teuku Umar, Kelurahan Kutoanyar, Rabu, untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai rencana.

Baca juga: Pelajar Tulungagung Antusias Kunjungi Pameran Museum Temporer

"Jadi ada tiga fokus pengerjaan di Jalan Teuku Umar ini, mulai dari pelebaran saluran air, penataan kabel bawah tanah, dan penataan trotoar," kata Ahmad Baharudin.

Ia menjelaskan, saluran drainase yang sebelumnya memiliki lebar dan kedalaman sekitar 60 sentimeter akan diperbesar menjadi masing-masing satu meter untuk meningkatkan kapasitas aliran air.

Selain pelebaran drainase, pemerintah daerah menata jaringan kabel dengan menempatkannya di bawah tanah serta memperbaiki trotoar yang sebelumnya mengalami kerusakan.

Baca juga: Pemkab Tulungagung Perbaiki Sekolah Rusak di Babadan

"Nanti akan ada dua saluran, satu saluran air dan satunya lagi saluran untuk kabel bawah tanah. Jadi konsepnya sama seperti trotoar pada sisi timur," ujarnya.

Proyek penataan infrastruktur tersebut menggunakan anggaran sebesar Rp2,5 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tulungagung.

Pemerintah daerah menargetkan seluruh pekerjaan rampung sesuai kontrak pada 28 Desember 2026.

Baca juga: PAD Pariwisata Tulungagung Nyaris Rp2 Miliar, Kini Terancam Hilang

Selain penataan trotoar, drainase, dan jaringan kabel, Pemkab Tulungagung juga merencanakan penghijauan di kawasan tersebut. Penanaman pohon akan memperhatikan kedalaman dan penempatan akar agar tidak merusak struktur bangunan maupun infrastruktur di sekitarnya.

Ahmad Baharudin mengatakan pemerintah daerah juga mencatat sejumlah kerusakan infrastruktur lain untuk menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan rencana pembangunan berikutnya.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru