Turunkan Angka Stunting, Pemkab Sampang Kerahkan Ribuan Kader Posyandu

Reporter : Satriyo
Kader Posyandu melakukan edukasi dan pemberian makanan bergizi mencegah stunting

JATIMPEDIA, Sampang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang,  mengambil langkah strategis dengan mengerahkan ribuan kader posyandu terlatih. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan edukasi gizi dan pola hidup sehat kepada masyarakat sebagai upaya menekan prevalensi stunting di daerah tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Sampang, Dwi Herlinda Lusi Harini, menyampaikan bahwa ribuan kader yang diterjunkan ini telah mengantongi kompetensi khusus. Mereka sebelumnya telah mendapatkan bimbingan intensif dari tenaga medis di puskesmas setempat.

Baca juga:  RSUD Moh. Zyn Sampang Raih Ppenghargaan Pengelolaan Kearsipan

"Dari total 4.391 kader posyandu yang tersebar di 180 desa/kelurahan di 14 kecamatan wilayah Sampang, saat ini sudah ada 3.126 orang yang masuk kategori terlatih. Sementara itu, sisa kader lainnya yang berjumlah 1.265 orang masih dalam proses persiapan untuk mendapatkan pelatihan serupa agar gerakan pencegahan stunting bisa berjalan lebih maksimal dan merata," ucapnya, Minggu 4 Oktober 2026.

Pihaknya menilai bahwa intervensi penanganan stunting harus digencarkan secara serius mengingat angka kasusnya yang masih fluktuatif. Berdasarkan data Dinkes-KB, prevalensi stunting di Sampang tercatat sebesar 11,2 persen pada 2023, kemudian naik menjadi 18,3 persen di tahun 2024, dan kembali mengalami sedikit peningkatan pada 2025 menjadi 18,5 persen.

Baca juga: Cina dan UAE Tertarik Jajaki Investasi Industri Garam di Sampang

Berbagai program penanggulangan sebenarnya telah dijalankan, termasuk penyaluran makanan tambahan bergizi bagi ibu hamil serta anak usia menyusui. Kendati demikian, Herlinda berpandangan bahwa pemberian bantuan pangan saja tidak cukup. Faktor utama penyebab stunting di lapangan sering kali bukan semata-mata karena kendala ekonomi, melainkan minimnya wawasan masyarakat mengenai pentingnya nutrisi yang tepat.

Guna mengatasi persoalan pemahaman tersebut, Dinkes-KB Sampang menggandeng Tim Penggerak PKK guna menggerakkan para kader posyandu agar turun tangan langsung memberikan edukasi gizi seimbang kepada warga.

Baca juga: Bupati Sampang Berangkatkan Pengiriman Bantuan 1 Juta Liter Air Bersih

"Gerakan masif ini sendiri telah ditandai secara simbolis melalui kegiatan jambore kader posyandu se-Kabupaten Sampang yang dihelat pada bulan September lalu. Pemkab juga membuka ruang sinergi dengan berbagai instansi berjejaring luas, seperti jajaran TNI dan Polri, demi menekan laju stunting di Bumi Trunojoyo," katanya, mengakhiri.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru