JATIMPEDIA, Banyuwangi -Pelayanan penyeberangan lintas Ketapang-Gilimanuk kembali beroperasi normal setelah PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama pihak terkait menyelesaikan aksi penyampaian aspirasi pengemudi truk di area Dermaga LCM Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.
Aksi tersebut dipicu penyesuaian muatan kapal oleh KSOP Tanjung Wangi sebagai langkah keselamatan pelayaran. Pembatasan muatan truk besar dan sedang pada kapal LCT dilakukan menyusul peringatan dini BMKG terkait potensi cuaca buruk, termasuk angin kencang hingga 15 knots dan arus laut lebih dari 1,2 meter per detik.
Baca juga: Warga Songon Banyuwangi Dilatih SIgap Kedaruratan
General Manager ASDP Cabang Ketapang, Media Syahrianto, mengatakan ASDP dan KSOP telah melakukan mediasi dengan para pengemudi untuk menjelaskan pentingnya keselamatan di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Baca juga: KM Trisila Bhakti 3 Tambah Kekuatan Armada Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk
Menurutnya, aktivitas penyeberangan kini berjalan normal dan kondisi pelabuhan kondusif. Namun, masih terdapat antrean kendaraan sekitar 10 kilometer hingga kawasan Bangsring di sisi Banyuwangi dan sekitar 3,5 kilometer hingga Monumen Lintas Laut di sisi Gilimanuk.
Baca juga: Tari Gandrung Menyapa Penumpang KA Sangkuriang, Promosikan Gandrung Sewu 2026
ASDP kini memprioritaskan percepatan layanan dan optimalisasi operasional kapal untuk mengurai antrean. Koordinasi dengan KSOP, BMKG, dan kepolisian juga terus dilakukan guna menjaga kelancaran mobilitas penumpang dan logistik dengan tetap mengutamakan keselamatan pelayaran.
Editor : Taufiq