Urai Kemacetan Pelabuhan Ketapang, Pelindo Tanjung Wangi Buka Buffer Area

Reporter : Taufiq
Pelindo Tanjung Wangi secara insidentil kembali membuka sejumlah kantong parkir dan buffer area yang dimiliki untuk menampung sementara kendaraan truk

JATIMPEDIA, Banyuwangi - Sebagai upaya membantu mengurai kepadatan, Pelindo Tanjung Wangi secara insidentil kembali membuka sejumlah kantong parkir dan buffer area yang dimiliki untuk menampung sementara kendaraan truk yang akan menuju pelabuhan.

Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh kendaraan yang akan menuju Pelabuhan Tanjung Wangi, baik yang telah memiliki tiket maupun yang belum bertiket. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi penumpukan kendaraan di ruas jalan utama sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar kawasan pelabuhan.

Baca juga: Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Positif di Semester I-2026

General Manager Pelindo Tanjung Wangi, Eko Budyasmoro, mengatakan pembukaan kantong parkir dan buffer area tersebut merupakan langkah insidentil Pelindo sekaligus tindak lanjut atas arahan Kementerian Perhubungan untuk membantu pemerintah daerah dan stakeholder terkait dalam menangani kepadatan lalu lintas.

“Kami membuka kembali kantong parkir dan buffer area yang kami miliki sebagai bagian dari upaya bersama untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan di akses menuju pelabuhan. Kendaraan yang akan menuju pelabuhan dapat diarahkan untuk menunggu sementara di area yang telah disiapkan sehingga tidak seluruhnya menumpuk di badan jalan,” ujar Eko.

Baca juga: Investor China Lirik Investasi Budidaya Tiram di Banyuwangi

Saat ini, Pelindo Tanjung Wangi memiliki dua fasilitas yang dapat dimanfaatkan sebagai kantong parkir dan buffer area. Pertama, RTK seluas sekitar 7.000 meter persegi dengan kapasitas hingga 95 unit truk golongan V. Kedua, buffer area seluas 24.898 meter persegi yang mampu menampung hingga 313 unit truk golongan V–VII.

“Pemanfaatan area ini sifatnya insidentil dan akan kami sesuaikan dengan kondisi kepadatan di lapangan. Harapannya, keberadaan buffer area ini dapat memberikan ruang bagi kendaraan untuk menunggu sehingga kepadatan di ruas jalan utama dapat diminimalkan,” tambah Eko.

Baca juga: Pelindo dan AMANAIR Siapkan Seaplane, Banyuwangi hingga Papua Masuk Bidikan

Selain menyediakan fasilitas penampungan kendaraan, Pelindo Tanjung Wangi terus melakukan koordinasi dengan pihak pelayaran untuk mendorong percepatan waktu operasional kapal selama berada di area pelabuhan.

Pelindo juga meminta agen pelayaran melakukan evaluasi terhadap sistem penjualan dan pendistribusian tiket kapal. Evaluasi tersebut mencakup ketepatan jadwal keberangkatan serta kesiapan armada kapal dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jasa.

Editor : Eka Sapto

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru