JATIMPEDIA, Gresik – Upaya menjaga keamanan, keselamatan, sekaligus memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar, terus dilakukan PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera atau pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik atau Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Manyar.
Salahsatunya melalui kegiatan doa bersama dan santunan ke 50 anak yatim di wilayah sekitar yang digelar di Masjid KH M. Sholeh Tsani, Jumat (4/9/2026).
Baca juga: Pertamina Perkuat Konservasi Pesisir Gresik, 1.000 Mangrove Ditanam di Pangkah Wetan
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memanjatkan doa demi keselamatan dan kesejahteraan di kawasan JIIPE. Serta menjadi sarana mempererat silaturahmi antara manajemen kawasan dengan pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga warga yang tinggal di sekitar kawasan.
Direktur SDM dan Logistik PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera, Putut Sadriyanto mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen manajemen untuk terus menjaga komunikasi dan silaturahmi dengan warga sekitar, khususnya masyarakat yang berada di wilayah ring 1 kawasan JIIPE.
Menurutnya, hubungan yang baik dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan kegiatan kawasan industri.
“Kami dari manajemen ingin selalu bersilaturahmi dengan warga sekitar, terutama warga ring 1. Kami ingin terus memperkuat hubungan antara kawasan industri dengan masyarakat di sekitarnya. Dukungan masyarakat sangat berarti bagi kami. Warga juga bisa memberikan masukan kepada kami," ungkapnya.
Ia menyebut aktivitas di kawasan ke depan diperkirakan semakin kompleks. Karena itu, kesinambungan komunikasi antara pengelola kawasan, masyarakat, TNI dan Polri dinilai sangat penting.
Baca juga: Gresik Merdeka Carnival Disambut Meriah Warga Kota Pudak
Putut berharap hubungan tersebut dapat terus terjaga melalui semangat saling membantu dan gotong royong.
“Tali kesinambungan antara warga, TNI, Polri dan kami bisa terus bersambung. Sehingga silaturahmi, saling membantu dan gotong royong bisa terus berjalan untuk kita semuanya,” terangnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Manyar, Gus Suhail menyambut positif kegiatan doa bersama dan santunan tersebut.
Ia berharap rangkaian kegiatan dapat membawa keberkahan bagi kawasan JIIPE sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.
Baca juga: Semangat Kemerdekaan di JIIPE, BKMS dan Tenant Gelar Beragam Lomba dan Fun Walk
“Mudah-mudahan dengan doa bersama dan santunan yang diberikan ini bisa membawa berkah dan JIIPE menjadi kawasan yang aman, nyaman, serta terus menebar manfaat untuk warga sekitar,” tuturnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keberadaan kawasan industri tidak hanya berkaitan dengan aktivitas ekonomi dan investasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar.
Melalui komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan tercipta hubungan yang saling mendukung antara pengelola kawasan dan masyarakat.
Editor : Taufiq