SKK Migas Lakukan Survei Seismik 2D di Lamongan

Reporter : Rofiq
Sosialisasi survei seismik 2D untuk memetakan potensi cadangan minyak dan gas bumi di Kabupaten Lamongan

JATIMPEDIA, Lamongan  - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melakukan survei seismik 2D untuk memetakan potensi cadangan minyak dan gas bumi di 19 kecamatan, di wilayah Kabupaten Lamongan.

Analis Senior Departemen Operasi SKK Migas wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa), Misbachul Munir, mengatakan survei seismik menjadi tahap awal eksplorasi untuk memperoleh gambaran kondisi bawah permukaan sebelum dilanjutkan dengan pengolahan data, pengeboran, hingga produksi.

Baca juga: Medco Mulai Pengeboran Sumur GBD-B di Tarakan untuk Kejar Target Lifting

"Survei Seismik 2D Lamongan-Tuban-Bojonegoro (Lamturo) berlangsung sejak Agustus 2026 hingga Januari 2027. Di Lamongan, survei dilakukan di 19 kecamatan dengan rincian 234 desa," katanya dalam keterangan yang diterima di Lamongan, Jumat.

Ia menjelaskan survei dilakukan dengan merekam gelombang pantulan dari lapisan batuan di bawah permukaan bumi. Data tersebut digunakan untuk memetakan struktur geologi dan memperkuat indikasi potensi cadangan yang telah teridentifikasi sebelumnya.

"Penemuan cadangan baru menjadi kebutuhan karena produksi minyak dan gas secara alamiah akan mengalami penurunan. Karena itu, survei seismik menjadi tahapan yang penting dalam rangkaian eksplorasi," katanya. 

Misbachul menyebut bahwa selain Lamongan, survei seismik Lamturo juga dilakukan di dua kecamatan di Kabupaten Tuban dan 16 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.

Baca juga: Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan MT II

Sebagai informasi, pelaksanaan survei dilakukan PT Bureau Geophysical Prospecting (BGP) Indonesia, sebuah perusahaan penyedia jasa survei geofisika dan seismik terintegrasi, terutama untuk sektor minyak dan gas bumi.  

Survei meliputi beberapa tahapan, mulai perizinan dan sosialisasi, penyiapan lintasan, pendataan awal, drilling dan preloading, perekaman data, pendataan akhir, pembayaran kompensasi, hingga pembersihan atau reklamasi lintasan.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan bahwa pihaknya mendukung pelaksanaan survei tersebut karena eksplorasi diperlukan untuk menemukan sumber energi baru sekaligus menjaga keberlanjutan produksi migas nasional.

Baca juga: Pemkab Bojonegoro Dukung Survei Seismik 2D Lamturo untuk Cari Cadangan Migas Baru

"Kami membuka ruang seluas-luasnya dan siap mendukung. Harapannya, hasilnya memberikan manfaat bagi masyarakat Lamongan serta kepentingan bangsa dan negara," katanya.

Ia berharap potensi sumber daya alam yang ada di Lamongan dapat dikembangkan untuk mendukung kebutuhan energi sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru