TPK Ternate Perkuat Planning & Control untuk Tingkatkan Efisiensi Operasional

Reporter : Taufiq
Ruang kontrol PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Ternate

JATIMPEDIA, Ternate - PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Ternate memperkuat penerapan planning & control sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan kelancaran operasional terminal.

Penguatan dilakukan melalui perencanaan kegiatan yang lebih terukur, disertai koordinasi dan pertukaran informasi secara intensif dengan perusahaan pelayaran (shipping line), regulator, serta pemangku kepentingan terkait.

Baca juga: Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Jadi 29 Menit

Melalui penerapan planning & control, terminal dapat memperoleh informasi operasional lebih awal, mulai dari rencana kedatangan kapal, jumlah dan jenis muatan, rencana bongkar muat, hingga kebutuhan pelayanan. Informasi tersebut menjadi dasar bagi terminal dalam menyiapkan peralatan, tenaga kerja, serta sumber daya pendukung sesuai dengan kebutuhan operasional.

Terminal Head TPK Ternate, Anwar Pae, mengatakan akurasi informasi dan koordinasi sejak tahap perencanaan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pelayanan di terminal.

“Planning & control memastikan setiap kegiatan direncanakan berdasarkan informasi yang akurat dan dipahami oleh seluruh pihak yang terlibat. Dengan perencanaan yang semakin baik, kami dapat menyiapkan sumber daya secara lebih tepat sekaligus mengantisipasi potensi risiko sejak awal,” ujar Anwar.

Menurut Anwar, koordinasi dengan perusahaan pelayaran menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kesiapan operasional. Dinamika jadwal kapal dan perubahan muatan dapat memengaruhi berbagai kebutuhan pelayanan di terminal. Karena itu, pertukaran informasi yang dilakukan sejak awal memberikan ruang bagi terminal untuk melakukan penyesuaian apabila terjadi perubahan rencana.

Baca juga: Pelindo Kenalkan Dunia Maritim ke Bocah di Kampung Kenjeran Surabaya

Melalui mekanisme tersebut, potensi ketidaksesuaian informasi, perubahan jadwal, maupun kendala kesiapan sumber daya dapat diidentifikasi lebih dini. Terminal selanjutnya dapat menyiapkan langkah mitigasi sebelum kondisi tersebut berdampak terhadap kegiatan pelayanan di lapangan.

“Kami ingin membangun pola kerja yang semakin proaktif. Potensi risiko harus dapat diidentifikasi sejak tahap perencanaan, bukan ketika gangguan sudah terjadi di lapangan. Karena itu, komunikasi dan kesamaan informasi dengan shipping line, regulator, serta pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian penting dalam planning & control,” tambah Anwar.

Kolaborasi Jadi Kunci Kelancaran Operasional
Penguatan perencanaan dan koordinasi tersebut juga mendapat dukungan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ternate. Kepala KSOP Ternate, Rushan Muhammad, mengatakan kesamaan informasi antarpemangku kepentingan diperlukan untuk mendukung pelayanan kepelabuhanan yang efektif dan optimal.

Baca juga: Kabut Asap Menyelimuti Banjarmasin, Operasional Pelabuhan Trisakti Tetap Berjalan Normal

“Dalam kegiatan kepelabuhanan, koordinasi dan kesamaan informasi antarpemangku kepentingan sangat penting. Perencanaan dan komunikasi yang dilakukan sejak awal membuat setiap pihak dapat mempersiapkan kebutuhan operasional secara lebih tepat, sehingga potensi gangguan dapat diminimalkan dan pelayanan kepada pengguna jasa dapat berjalan dengan baik,” ujar Rushan.

Menurut Rushan, sinergi antara regulator, operator terminal, perusahaan pelayaran, dan pemangku kepentingan lainnya perlu terus diperkuat. Koordinasi tersebut penting agar setiap tahapan pelayanan kepelabuhanan dapat berjalan secara terintegrasi dan sesuai dengan kebutuhan operasional.

PT Pelindo Terminal Petikemas akan terus memperkuat mekanisme perencanaan, koordinasi, dan pertukaran informasi dengan regulator, perusahaan pelayaran, serta pemangku kepentingan terkait. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kelancaran pelayanan di terminal, sekaligus mendukung kelancaran arus logistik dan konektivitas wilayah Maluku Utara.

Editor : Taufiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru