JATIMPEDIA, Surabaya – Posisi Jawa Timur sebagai salah satu pasar otomotif terbesar di Indonesia kembali ditegaskan dalam pembukaan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026 di Grand City Convex, Rabu (26/8). Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menyebut provinsi ini konsisten menduduki peringkat ketiga nasional untuk penjualan kendaraan dengan pangsa pasar mencapai 9,7 persen . Posisi ini berada di bawah DKI Jakarta yang memiliki porsi 32-35 persen dan Jawa Barat dengan 16-18 persen .
"Jawa Timur selalu konsisten menduduki peringkat ketiga dalam hal penjualan kendaraan nasional. Tahun lalu, pangsa pasarnya 9,7 persen," kata Faisol saat memberikan sambutan di hadapan para pemangku kepentingan industri otomotif .
Baca juga: 79 Kendaraan Siap Dijajal di Area Test Drive GIIAS Surabaya 2026, Ini Syarat dan Rutenya
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) per April 2026 memperkuat pernyataan tersebut. Jawa Timur mencatat penjualan mobil sebanyak 25.228 unit atau menyumbang 9,1 persen dari total penjualan nasional . Berdasarkan data Badan Pusat Statistik yang diperbarui per 23 Februari 2026, provinsi ini juga menjadi daerah dengan populasi mobil penumpang terbanyak di Indonesia, mencapai 5,58 juta unit .
Baca juga: GIIAS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Area Pameran Lebih Luas dan 14 Merek Baru Hadir
Ketua Umum GAIKINDO Putu Juli Ardika menyatakan potensi besar tersebut menjadi alasan utama penyelenggaraan GIIAS di Surabaya selama satu dekade terakhir. "Potensi besar ini yang GAIKINDO bidik melalui penyelenggaraan GIIAS Surabaya 2026," ujarnya .
Faisol menambahkan kinerja industri otomotif nasional sepanjang 2026 menunjukkan tren positif. Penjualan secara wholesale pada Januari-Juli 2026 mencapai 517.000 unit, sementara ritel menembus 511.000 unit . Pada Juli 2026, wholesale bahkan melonjak 33,3 persen dibandingkan Juli tahun lalu .
Baca juga: HSC Tawarkan Honda Super-ONE di GIIAS Surabaya Yang Dibuka Hari Ini
"Saya optimistis target penjualan domestik akan melampaui 850.000 unit tahun ini, sehingga hampir bisa kita pastikan penjualan dalam negeri kita akan kembali menduduki peringkat pertama di kawasan," ujarnya optimistis.
Editor : Taufiq