JATIMPEDIA, Batu — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Layanan Jasa Perbankan Satuan Pendidikan. Kerja sama tersebut melibatkan Bank Jatim, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, serta seluruh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai di Batu, Kamis (13/8/2026). Turut hadir Direktur Ritel dan Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo serta Direktur Teknologi Informasi, Digital, dan Operasi Bank Jatim Dodit W Probojakti.
Baca juga: Bank Jatim Dorong Penguatan Peran BPD melalui Bedah Buku “Bank Pembangunan Daerah Resilient
Winardi mengatakan, kerja sama ini menjadi langkah strategis Bank Jatim dalam memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah daerah, khususnya dalam membangun ekosistem layanan keuangan di sektor pendidikan.
“Melalui kerja sama ini, Bank Jatim ingin menghadirkan layanan perbankan yang semakin terintegrasi dan memberikan kemudahan bagi seluruh insan pendidikan. Kami berharap sinergi ini tidak hanya memperkuat layanan transaksi perbankan, tetapi juga mampu mendukung percepatan digitalisasi dan pengelolaan keuangan di sektor pendidikan,” ujar Winardi.
Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari sinergi Bank Jatim dengan pemerintah di sektor pendidikan. Sejak September 2025, Bank Jatim telah bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam penyediaan layanan jasa keuangan terkait pengolahan data pada aplikasi pembayaran tunjangan guru.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu pijakan Bank Jatim untuk memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.
Dalam PKS terbaru, cakupan kerja sama meliputi sejumlah layanan perbankan bagi ASN dan Non-ASN di bawah pengelolaan Dinas Pendidikan. Di antaranya penyaluran gaji, tunjangan, dan tambahan penghasilan.
Bank Jatim juga akan melakukan pengolahan data rekening guru penerima tunjangan untuk menghasilkan informasi mengenai status rekening serta laporan hasil pengolahan data.
Baca juga: BNI Buka O-Branch di Ajang Partilibur 2026-Caravan BNS
Selain itu, Bank Jatim menyediakan fasilitas kredit dan/atau pembiayaan bagi ASN dan Non-ASN di lingkungan Dinas Pendidikan. Untuk mendukung transaksi yang lebih mudah dan efisien, berbagai layanan perbankan digital juga disiapkan bagi insan pendidikan.
“Sinergi ini kami harapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi pemerintah daerah maupun insan pendidikan. Dengan dukungan layanan perbankan yang terintegrasi, proses penyaluran hak-hak finansial, pengelolaan transaksi, hingga akses layanan digital dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat, dan efisien,” kata Winardi.
Dari sisi bisnis, kerja sama tersebut juga membuka peluang bagi Bank Jatim untuk memperluas ekosistem layanan perbankan di lingkungan pendidikan. Salah satunya melalui peningkatan potensi pembukaan rekening institusi maupun individu serta penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) dari pengelolaan dana operasional dan transaksi pendidikan.
Baca juga: Lewat JConnect, Bank Jatim Boyong Dua Penghargaan Sekaligus
Sementara dari sisi penyaluran, kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan akses dan penyaluran kredit bagi ASN di lingkungan pendidikan. Pemanfaatan layanan digital juga ditargetkan mendorong peningkatan volume transaksi sekaligus mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan layanan keuangan.
Winardi menegaskan, Bank Jatim akan terus mengembangkan solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan pemerintah daerah dan masyarakat.
“Bank Jatim akan terus berkomitmen untuk memberikan solusi layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan pemerintah daerah dan masyarakat. Kami optimistis kolaborasi dengan Dinas Pendidikan se-Jawa Timur ini dapat menjadi fondasi untuk menghadirkan layanan perbankan yang semakin inklusif, digital, dan memberikan nilai tambah bagi kemajuan pendidikan di Jawa Timur,” pungkasnya.
Editor : Eka Sapto