JATIMPEDIA, Sampang - Wakil Bupati Sampang Ahmad Mahfudz yang sekaligus Ketua Satgas MBG setempat menegaskan bahwa seluruh SPPG di Kabupaten Sampang harus memperhatikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) karena menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Ia juga mengingatkan agar SPPG terus menjaga kualitas menu yang disajikan. Menurutnya, perhatian terhadap kebersihan dan standar gizi merupakan hal utama. Tentu hal ini bertujuan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca juga: Ciptakan Kenyamanan Belajar, Cabang Dinas Pendidikan Sampang Ciptakan Inovasi Astra
"Terlebih dapur SPPG di Sampang lebih aktif dibandingkan tiga kabupaten lain di Madura," ucapnya, Sabtu 8 Agustus 2026.
Baca juga: DPRD dan Pemkab Sampang Sahkan KUA-PPAS 2027, Dorong Percepatan Pembangunan
Lebih lanjut, Wabup menekankan bahwa program MBG tidak hanya menyentuh pemenuhan gizi, tetapi juga memiliki dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
Baca juga: Kalbe Dorong SPPG Kelola Sampah Organik Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Program MBG harus dirawat bersama, karena program ini tidak hanya menyehatkan anak bangsa, tetapi juga bisa menggerakkan perekonomian lokal.
Editor : Rofiq