Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Madiun 2025 Capai 5,33 Persen, Ini Pemicunya

Reporter : Arif
Bupati Madiun Hari Wuryanto di Madiun

JATIMPEDIA, Madiun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mencatat pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025 mencapai 5,33 persen, lebih tinggi jika dibandingkan nasional yang mencapai 5,11 persen, seiring pembangunan SDM, infrastruktur, serta lima sektor unggulan yang dilakukan pemda setempat.

Bupati Madiun Hari Wuryanto di Madiun, mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi sebesar 5,33 persen tersebut menjadi indikator kuat bahwa pondasi ekonomi daerah yang terus membaik.

Baca juga: Hingga Agustus, Aktivasi IKD Warga Kota Madiun Capai 37,48 Persen

"Capaian indikator makro ekonomi Kabupaten Madiun sepanjang tahun 2025 yang berhasil melampaui rata-rata nasional itu menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat berjalan baik dan terus diupayakan meningkat," ujar Bupati Hari Wuryanto.

Ekonomi yang tumbuh tersebut dilihat dari nilai PDRB Kabupaten Madiun pada tahun 2025 tercatat mencapai Rp16,42 triliun, naik dari PDRB tahun 2024 yang mencapai Rp15,59 triliun.

Ia menjelaskan, struktur ekonomi Kabupaten Madiun masih bertumpu pada lima lapangan usaha atau sektor utama, yaitu kategori pertanian, kehutanan, dan perikanan; kategori perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor; kategori industri pengolahan; kategori konstruksi, serta kategori informasi dan komunikasi.

Sesuai data BPS Kabupaten Madiun, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tetap menjadi kontributor terbesar terhadap pembentukan PDRB dengan andil sebesar 25,85 persen.

Baca juga: BPS : Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen di Triwulan II-2026

Di posisi kedua, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor menyumbang 17,79 persen pada tahun 2025, relatif stabil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang berada pada kisaran 17,23 sampai 17,84 persen.

Sementara itu, sektor industri pengolahan menunjukkan tren baik yakni 14,89 persen pada tahun 2025, yang mengindikasikan penguatan sektor sekunder dalam struktur ekonomi. Di sisi lain, sektor konstruksi cenderung stagnan yakni 11,99 persen pada tahun 2025. Adapun sektor informasi dan komunikasi mencapai 6,75 persen pada tahun 2025.

Bupati menambahkan upaya Pemkab Madiun untuk meningkatkan ekonomi di wilayahnya harus terus menjadi prioritas di setiap pembangunan yang direncanakan.

Baca juga: Sambut HUT RI, Pemkot Madiun Bagikan 3.000 Bendera Merah Putih

Di antaranya Pemkab Madiun terus mempermudah pengusaha besar yang ingin berinvestasi di Kabupaten Madiun, di antaranya melalui kemudahan izin usaha dan pemilihan lokasi strategis.

Selain itu, beragam kegiatan terus diselenggarakan di Kabupaten Madiun untuk meningkatkan angka kunjungan masyarakat dari luar daerah.

Pemkab juga memperkuat sektor jasa, di antaranya penyediaan akomodasi dan makan minum, serta pariwisata untuk mendongkrak ekonomi daerah. Kemudian juga sektor transportasi dan pergudangan.

Editor : Eka Sapto

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru