ASDP Berkontribusi Bagi Pengembangan Wilayah 3T

Reporter : Ferdian
Executive Director ASDP Regional 4 Syamsudin

JATIMPEDIA, Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah memberikan kontribusi bagi pengembangan wilayah 3T (terdepan, tertinggal, terluar) di berbagai sektor seperti konektivitas wilayah, sektor pariwisata, distribusi logistik, serta perekonomian daerah.

"Keberadaan perseroan sangat dibutuhkan di berbagai wilayah karena memberikan dampak positif," kata Executive Director ASDP Regional 4 Syamsudin.

Baca juga: ASDP Ungkap Strategi Urai Antrean Ketapang-Gilimanuk, Keselamatan Jadi Prioritas

Dikatakan, untuk mendukung konektivitas wilayah, perseroan menghubungkan pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan kepulauan, serta daerah terpencil, sehingga akses transportasi menjadi lebih cepat, aman, dan terjangkau.

Dalam mendorong sektor pariwisata, pihaknya memudahkan akses menuju destinasi unggulan seperti Kabupaten Banggai Laut, Kabupaten Banggai Kepulauan, dan Kabupaten Tojo Una-Una, yang memiliki potensi wisata bahari dan kepulauan.

Baca juga: Kemenhub Izinkan Mobil Listrk Naik Kapal Ferry, Ini Ketentuanya

Dari sisi memperlancar distribusi logistik, perseroan menjamin kelancaran distribusi kebutuhan pokok seperti beras dan kebutuhan pokok, serta komoditas unggulan daerah seperti kopra, kelapa, perikanan, dan hasil pertanian ke berbagai wilayah pemasaran.

Syamsudin mengatakan perseroan mendorong kelancaran arus perdagangan, distribusi barang, investasi, serta mobilitas tenaga kerja dan masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi regional.

Baca juga: Antrean di Pelabuhan Ketapang Capai 12 Km, Kendaraan Mengular hingga Watu Dodol

"Dampak strategisnya adalah memperkuat konektivitas Sulteng, Gorontalo, dan Sulut juga menjamin kelancaran rantai pasok logistik dan kebutuhan masyarakat," katanya.

ASDP Regional IV terdiri atas Cabang Bajoe, Selayar, Baubau, Bitung, Luwuk, Ternate, Ambon, Biak, Sorong, dan Merauke atau total 10 cabang dengan 67 kapal dan 12 pelabuhan.

Editor : Rizky

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru