JATIMPEDIA, Tangerang –Lepas, sub-brand premium di bawah naungan Chery Group, bakal melakukan debut resmi pertamanya di Indonesia pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Model yang akan diperkenalkan adalah Lepas E4, sebuah SUV listrik kompak yang menjadi kendaraan listrik murni pertama dari merek tersebut .
Kehadiran Lepas E4 di GIIAS 2026 sekaligus menegaskan langkah ekspansi Chery Group di segmen kendaraan listrik premium. Indonesia sendiri dipilih sebagai negara pertama yang menerima produk Lepas dalam strategi global Chery Group . Sebelumnya, Lepas telah memulai debut globalnya di ajang IIMS 2026 dengan menampilkan konsep E4 dan membuka pre-booking dengan booking fee Rp5 juta
Baca juga: iCAR V27 Resmi Debut di GIIAS 2026, SUV Boxy REEV dengan Jelajah 1.200 Km
Melalui GIIAS 2026 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, pada 30 Juli hingga 9 Agustus mendatang, Lepas berharap dapat memperkenalkan teknologi dan produk terbarunya kepada konsumen Indonesia.
Lepas E4 mengusung desain yang modern dan aerodinamis khas MPV listrik. Grille depan tertutup dengan aksen lampu DRL berbentuk horizontal yang menyambung dari kiri ke kanan, menciptakan kesan futuristik. Lampu utama LED dengan desain ramping terintegrasi di bagian bawah, memberikan pencahayaan optimal dan tampilan yang elegan.
Di bagian samping, garis-garis bodi yang tegas dan pelek aerodinamis berukuran 18 inci menambah kesan sporty namun tetap elegan. Pintu geser elektrik di kedua sisi memudahkan akses penumpang ke kabin, sementara lampu belakang LED dengan desain menyambung (full-width light bar) memberikan identitas visual yang kuat di malam hari.
Masuk ke kabin, Lepas E4 menawarkan ruang yang lega dengan konfigurasi tempat duduk 2-3-2 untuk tujuh penumpang. Material premium seperti kulit sintetis dan aksen kayu menghiasi seluruh kabin, menciptakan suasana mewah dan nyaman.
Layar sentuh utama berukuran 15,6 inci yang mengintegrasikan sistem infotainment, navigasi, dan kontrol iklim
Layar instrumen digital 8,8 inci di belakang setir
Sistem pendingin udara dual-zone automatic climate control dengan ventilasi di setiap baris
Kursi baris kedua yang dapat diatur secara elektrik dengan fitur pijat dan ventilasi
Panoramic glass roof yang memberikan kesan lapang di dalam kabin
Sistem audio premium dengan 8 speaker
Performa dan Baterai
Baca juga: Geely Coolray Resmi Masuki Pasar Indonesia, Harga Mulai Rp333 Juta
Lepas E4 mengandalkan motor listrik yang menghasilkan tenaga 150 kW (setara 201 hp) dan torsi 340 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan melalui transmisi satu kecepatan, memberikan akselerasi yang responsif untuk penggunaan perkotaan maupun perjalanan jarak jauh.
Baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 70,2 kWh diklaim mampu menempuh jarak hingga 460 km dalam satu kali pengisian penuh (berdasarkan siklus WLTP). Teknologi pengisian cepat DC mendukung daya hingga 80 kW, memungkinkan pengisian dari 10 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 45 menit. Untuk pengisian di rumah, tersedia dukungan AC hingga 11 kW yang dapat mengisi penuh baterai dalam waktu sekitar 7 jam.
Lepas E4 dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan canggih, antara lain:
6 airbags (depan, samping, dan curtain)
Autonomous Emergency Braking (AEB)
Adaptive Cruise Control (ACC)
Lane Keeping Assist (LKA)
Blind Spot Detection (BSD)
Rear Cross Traffic Alert (RCTA)
360-degree camera dengan pandangan bawah 3D
Tire Pressure Monitoring System (TPMS)
Electronic Stability Control (ESC)
Harga dan Ketersediaan
Baca juga: Subaru Resmi Luncurkan All-New Outback di GIIAS 2026, Indonesia Jadi Negara Pertama di Asia Tenggara
Harga resmi Lepas E4 untuk pasar Indonesia akan diumumkan pada saat peluncuran di GIIAS 2026. Namun, berdasarkan data Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang beredar, diperkirakan harga Lepas E4 berada di kisaran Rp380 juta hingga Rp420 juta (OTR Jakarta). Dengan banderol tersebut, Lepas E4 akan bersaing langsung dengan BYD M6, Wuling Eksion, dan Chery iCar 03.
Lepas E4 juga dikabarkan akan diproduksi secara lokal dengan skema completely knocked down (CKD) untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Program aftersales berupa garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km dan garansi kendaraan 5 tahun atau 150.000 km turut ditawarkan untuk memberikan ketenangan bagi konsumen.
Editor : Taufiq