Pemkab Ponorogo Tetapkan 76 Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi

Reporter : Arif
Sebanyak 76 siswa resmi ditetapkan sebagai peserta didik baru jenjang SD, SMP, dan SMA di Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi Kabupaten Ponorogo

JATIMPEDIA, Ponorogo -  Sebanyak 76 siswa resmi ditetapkan sebagai peserta didik baru jenjang SD, SMP, dan SMA di Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi Kabupaten Ponorogo, Tahun Ajaran 2026/2027.

Penetapan peserta didik ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita kepada para siswa di Ponorogo, Jawa Timur, Kamis.

Baca juga: Bupati Lisdyarita Luncurkan Logo Hari Jadi ke-530 Ponorogo

"Para siswa ini akan mengikuti pendidikan dengan sistem berasrama yang sementara dilaksanakan di Madiun," katanya.

Dari total peserta didik yang ditetapkan, sebanyak 30 siswa merupakan jenjang SMA, 30 siswa jenjang SMP, dan 16 siswa jenjang SD.

Lisdyarita meminta para orang tua tidak khawatir melepas anak-anak mereka mengikuti pendidikan berasrama.

Menurut dia, selama berada di asrama siswa akan mendapatkan pendampingan dari guru, wali asuh, dan wali asrama.

"Saya berharap bapak dan ibu tidak perlu khawatir melepas anak-anaknya belajar di Sekolah Rakyat. Selama berada di asrama mereka akan mendapatkan pengawasan penuh sehingga proses pendidikan dan pembentukan karakter dapat berjalan dengan baik," katanya.

Ia mengatakan, Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Baca juga: Bangun Sekolah Rakyat, Pemkab Pamekasan Berencana Beli Tanah Warga

Menurut dia, program tersebut harus dimanfaatkan sebagai kesempatan bagi peserta didik untuk mendapatkan pendidikan yang layak serta membangun masa depan yang lebih baik.

"Sekolah Rakyat adalah program yang sangat baik untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan akses pendidikan yang sama. Program ini jangan dipandang sebelah mata karena menjadi kesempatan besar bagi mereka," ujarnya.

Salah satu peserta didik, Sabrina Septianasari, mengaku bersyukur dapat diterima di Sekolah Rakyat.

Siswi yang akan menempuh pendidikan kelas XI SMA itu sebelumnya sempat khawatir tidak dapat melanjutkan sekolah karena keterbatasan biaya.

Baca juga: Perbaiki Jembatan Plapar Ponorogo, Pemprov Jatim Siapkan Anggaran Rp 5 Miliar

"Saya sangat bersyukur bisa diterima di Sekolah Rakyat. Sebelumnya saya sempat berpikir tidak bisa melanjutkan sekolah karena keterbatasan biaya. Alhamdulillah sekarang mendapat kesempatan ini," katanya.

Sabrina mengaku siap menjalani pendidikan berasrama meski sementara ditempatkan di Madiun. Ia berharap program tersebut dapat memberikan pengalaman baru sekaligus melatih kemandirian.

"Insyaallah saya siap tinggal di asrama. Saya ingin menambah ilmu sekaligus belajar menjadi pribadi yang lebih mandiri," tuturnya

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru