JATIMPEDIA, Jakarta – Tren positif kendaraan elektrifikasi di Indonesia masih berlanjut sepanjang 2026, meskipun laju pertumbuhan bulanan mulai menunjukkan perlambatan pada Mei. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan kendaraan elektrifikasi yang mencakup battery electric vehicle (BEV), hybrid electric vehicle (HEV), dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) mencapai 93.839 unit selama periode Januari hingga Mei 2026.
Capaian tersebut setara dengan sekitar 26 persen dari total pasar otomotif nasional yang membukukan penjualan 359.015 unit selama lima bulan pertama tahun ini.
Baca juga: Toyota Perkuat Layanan Purnajual Lewat T-CARE XTRA
Meskipun secara akumulatif masih tumbuh signifikan, penjualan kendaraan elektrifikasi secara bulanan pada Mei 2026 justru mengalami perlambatan. Penjualan mobil listrik murni (BEV) tercatat sebanyak 9.290 unit, ambles 37,3 persen dibandingkan April 2026 yang mencapai 14.825 unit.
Penurunan juga terjadi pada segmen hybrid. Pada periode yang sama, penjualan HEV tercatat 7.815 unit, lebih rendah dibandingkan April yang mencapai 8.414 unit. Sementara itu, penjualan PHEV turun dari 569 unit menjadi 512 unit.
Kendati demikian, secara tahunan pasar kendaraan elektrifikasi masih menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Penjualan mobil listrik murni sepanjang Januari-Mei 2026 mencapai 57.087 unit atau meningkat sekitar 80 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca juga: Pertamina Hadirkan Ekosistem Energi Terintegrasi di GIIAS
Segmen hybrid juga masih mencatatkan kenaikan 49,7 persen secara year-on-year, dari 22.819 unit menjadi 34.151 unit. Adapun penjualan PHEV melonjak lebih dari empat kali lipat, dari 504 unit menjadi 2.097 unit.
Perlambatan penjualan pada Mei 2026 tidak lepas dari belum adanya kepastian insentif kendaraan listrik yang sebelumnya direncanakan berlaku mulai Juni 2026. Kondisi tersebut membuat sebagian konsumen memilih menunda pembelian sambil menunggu keputusan pemerintah terkait stimulus untuk kendaraan elektrifikasi.
Dengan kontribusi yang sudah menembus seperempat pasar nasional, kendaraan elektrifikasi kini semakin menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan industri otomotif Indonesia.
Baca juga: Toyota Dominasi 58% Ekspor Mobil RI, Avanza-Veloz Jadi Andalan
Editor : Taufiq