JATIMPEDIA, Jakarta - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang fokus pada pengelolaan terminal nonpetikemas, mencatat peningkatan aktivitas bongkar muat hewan ternak menjelang perayaan Iduladha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
Total arus bongkar muat komoditas livestock yang ditangani Pelindo Multi Terminal Group mencapai 142.496 ekor. Jumlah tersebut meningkat 6,7 persen dibandingkan periode Iduladha tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 133.824 ekor.
Baca juga: Arus Peti Kemas TPS Juli 2026 Naik 11,79 Persen, Ekspor Melonjak 20,54 Persen
Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Multi Terminal, Finan Syaifullah, mengatakan peningkatan tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan distribusi hewan ternak untuk memenuhi permintaan masyarakat menjelang hari raya kurban.
“Peningkatan arus bongkar muat hewan menunjukkan tingginya kebutuhan distribusi hewan ternak menjelang Iduladha, sekaligus menjadi indikator kelancaran rantai pasok logistik nasional,” ujar Finan dalam keterangan resmi.
Menurutnya, layanan bongkar muat hewan ternak saat ini dilakukan di 11 pelabuhan yang berada di bawah pengelolaan Pelindo Multi Terminal Group. Tiga pelabuhan dikelola oleh PT Pelabuhan Tanjung Priok, sedangkan delapan pelabuhan lainnya berada di bawah pengelolaan langsung SPMT.
Dari seluruh pelabuhan tersebut, Pelabuhan Tanjung Priok menjadi lokasi dengan volume bongkar muat livestock terbesar sepanjang periode menjelang Iduladha tahun ini. Realisasi arus bongkar muat di pelabuhan tersebut mencapai 69.893 ekor.
Baca juga: Pupuk Indonesia, Pelindo hingga Angkasa Pura Berpotensi Masuk IPO
Finan menjelaskan kelancaran distribusi hewan ternak tidak terlepas dari kesiapan operasional pelabuhan yang terus ditingkatkan, baik dari sisi fasilitas, layanan, maupun koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait.
Ia menilai peningkatan distribusi hewan ternak yang terjadi di sejumlah pelabuhan menjadi bukti kesiapan sistem logistik nasional dalam mendukung kebutuhan pasokan hewan kurban ke berbagai daerah di Indonesia.
Selain memastikan kelancaran operasional, Pelindo Multi Terminal Group juga menaruh perhatian pada aspek keselamatan dan kesehatan hewan selama proses bongkar muat berlangsung.
Baca juga: Program Budidaya Kepiting Soka Antar Terminal Teluk Lamong Raih Gold TJSL & CSR Award 2026
“Pelindo Multi Terminal Group terus mengedepankan aspek keselamatan, kesehatan hewan, dan kelancaran proses bongkar muat agar distribusi hewan ternak dapat berjalan aman, lancar, dan tepat waktu hingga ke daerah tujuan,” kata Finan.
Ke depan, perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung konektivitas logistik nasional dan menjaga kelancaran distribusi kebutuhan masyarakat, khususnya pada momentum hari besar keagamaan. Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi layanan di seluruh pelabuhan yang berada dalam jaringan Pelindo Multi Terminal Group.
Saat ini, SPMT Group mengelola total 33 cabang pelabuhan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Sebanyak 21 cabang berada di bawah pengelolaan langsung SPMT, 11 cabang dikelola oleh PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas), dan satu cabang lainnya dikelola oleh PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC).
Editor : Rizky