JATIMPEDIA, Situbondo - Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, meluncurkan program Gerakan Ternak Telur Skala Rumah Tangga, untuk meningkatkan kapasitas produksi telur.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengatakan, produksi telur di Situbondo sangat rendah, hanya sekitar 3,5 ton per hari, sementara kebutuhan masyarakat akan telur mencapai 17 ton per hari.
Baca juga: SPPG Magetan Akan Serap 14 Ton Telur Lokal Tiap Pekan
"Setiap hari di Situbondo itu butuh 17 ton, yang ada hanya 3,5 ton. Jadi peluang terjun ke usaha. Jadi peluang terjun ke usaha peternakan ayam petelur sangat menjanjikan," ujar Bupati Rio.
Di Situbondo, minat masyarakat untuk beternak ayam petelur sangat minim sehingga pemerintah daerah menginisiasi untuk mengembangkan ternak ayam petelur skala rumah tangga.
Baca juga: Pemkab Situbondo Akan Bangun TPS di Pesisir Pantai
"Pengembangan industri rumah tangga melalui gerakan ternak ayam petelur itu menjadi penting untuk memotivasi masyarakat beternak telur, sehingga mampu memenuhi kebutuhan telur," ujarnya.
Bupati mengajak masyarakat khususnya kaum milenial untuk beternak ayam petelur. Selain sebagai bisnis, juga untuk memenuhi kebutuhan skala rumah tangga yang masih minim.
Baca juga: Bupati Rio Kumpulkan Pengusaha Hotel Restoran Situbondo Sampaikan Hal Ini
"Ini peluang ya, khususnya buat gen Z untuk terjun ke usaha ayam petelur. Karena produksi telur ayam kita masih di bawah target," imbuhnya.
Editor : Rofiq