Musim Giling 2026, PG Rejo Agung Targetkan Produksi 75 Ribu Ton Gula

Reporter : Arif
Pembukaan Buka Giling 2026 PG Rejo Agung Baru di Gedung PIK PG Rejo Agung Baru, Kota Madiun

JATIMPEDIA, Madiun - Memasuki musim giling 2026, PG Rejo Agung Baru memasang target lebih untuk produksi gula. Pabrik gula dibawah pengelolaan PT Sinergi Gula Nusantara ini diharapkan mampu menyerap 1 juta ton tebu dan menghasilkan 75 ribu ton gula.

General Manager PG Rajawali Unit I PG Rejo Agung Baru, Immam Nur Salamet, mengatakan target tersebut lebih tinggi dibanding capaian tahun sebelumnya yang mencapai 950 ribu ton tebu dengan produksi sekitar 72 ribu ton gula.

Baca juga: SGN Pacu Kinerja Pabrik Gula Hingga Tembus Rendemen 8 Persen Melalui Revolusi 888

“Ada peningkatan dibandingkan tahun kemarin. Tahun kemarin capaiannya di 950 ribu ton tebu dengan total gula di 72 ribu ton,” ujarnya saat pembukaan Buka Giling 2026 PG Rejo Agung Baru di Gedung PIK PG Rejo Agung Baru, Kota Madiun.

Immam optimistis target tersebut dapat tercapai seiring dukungan pemerintah daerah serta kemitraan yang terjalin kuat dengan petani tebu.

Selain itu, pihaknya berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada petani, termasuk memastikan pencairan hasil gula dilakukan tepat waktu sesuai kesepakatan. Imam berharap musim giling tahun ini berjalan lancar dan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani, karyawan, serta masyarakat sekitar.

Baca juga: Hingga Agustus, Aktivasi IKD Warga Kota Madiun Capai 37,48 Persen

Senada dengan itu, Plt. Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, juga berharap pelaksanaan buka giling 2026 dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi petani tebu. Ia menilai PG Rejo Agung Baru telah menjadi mitra petani melalui sistem pembayaran dan harga yang relatif stabil.

Pada kesempatan itu, Bagus pun mendorong agar PG Rejo Agung Baru menjaga pembangunan berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan.

Baca juga: SGN Pacu Transformasi Industri Gula Lewat RUPS Tiga Anak Perusahaan

“Tentunya harapan dari Pemerintah Kota, PG Rejo Agung Baru selalu menjaga bagaimana pembangunan berkelanjutan melalui lingkungan yang bersih. Kalau sekarang dengan teknologi yang dipakai PG Rejo Agung ini, Kota Madiun sangat terbantu,” katanya.

Selain itu, Pemerintah Kota Madiun juga mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan pihak pabrik kepada masyarakat sekitar, serta menilai keberadaan PG Rejo Agung Baru memberikan dampak ekonomi yang besar bagi Kota Madiun.

Editor : Rizky

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru