JATIMPEDIA, Jakarta - PT Astra Graphia Tbk (ASGR) mencatatkan kinerja impresif pada kuartal I 2026 dengan pertumbuhan laba yang signifikan.
Hingga 31 Maret 2026, Perseroan membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp 69 miliar, meningkat 47% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sejalan dengan itu, pendapatan bersih juga tumbuh 5% menjadi Rp 760 miliar.
Baca juga: Bisnis Otomotif dan Jasa Keuangan Topang Kinerja Astra di Semester I-2026
"Pertumbuhan pendapatan bersih konsolidasian terutama diperoleh dari segmen solusi teknologi informasi. Peningkatan laba bersih konsolidasian pada kuartal awal tahun ini diperoleh dari kenaikan pada laba kotor segmen solusi dokumen sebesar 6�n segmen solusi teknologi sebesar 34%, serta penurunan biaya beban penjualan, beban umum dan administrasi konsolidasian sebesar 4%," kata Hendrix Pramana di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Memperkuat strategi pertumbuhan di awal 2026, Astragraphia juga menghadirkan inovasi baru melalui peluncuran Fujifilm Revoria Press PC2120 di Indonesia. Menariknya, peluncuran ini menjadi yang pertama di kawasan Asia Pasifik untuk solusi cetak produksi dari Fujifilm Business Innovation.
Baca juga: Semester I-2026, Laba Astra Graphia Tumbuh 30 Persen
Perangkat ini dilengkapi teknologi otomatisasi berbasis kecerdasan buatan (AI) serta kemampuan pencetakan multiwarna dalam satu proses, termasuk penggunaan toner spesial seperti pink dan green. Kehadiran teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, fleksibilitas layanan, serta kualitas hasil cetak bagi pelanggan.
Tak hanya menyasar industri besar, inovasi ini juga membuka peluang bagi pelaku UMKM dan industri percetakan untuk meningkatkan daya saing. Dengan solusi yang lebih efisien, adaptif, dan inovatif, Astragraphia terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis bagi berbagai sektor bisnis dan industri kreatif di Indonesia.
Baca juga: Langgeng Makmur Perkuat Ekspor di Kawasan Asia, Bidik Penjualan Rp 447 Miliar
Dengan kombinasi pertumbuhan kinerja dan inovasi teknologi, ASGR optimistis dapat menjaga momentum positif sekaligus memperluas kontribusi di pasar solusi dokumen dan teknologi informasi ke depan.
Editor : Rizky