Cetak Pelatih Sepakbola Handal,

Pemkab Pasuruan Gratiskan Sertifikasi Lisensi D

Reporter : Rini
Kursus tersebut dilaksanakan di Hotel Tretes View Prigen dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko

JATIMPEDIA, Pasuruan - Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo tak mau setengah-setengah untuk memajukan dunia persepakbolaan daerah. Salahsatunya dengan menggelar kursus kepelatihan Lisensi D bagi para pelatih sepakbola maupun pelatihan sekolah sepakbola (SSB) di 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan.

Kursus tersebut dilaksanakan di Hotel Tretes View Prigen dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko.

Baca juga: Ribuan Buruh Rokok dan Buruh Tembakau di Kabupaten Pasuruan Terima BLT

Dalam sambutannya, Yudha mengatakan kursus kepelatihan tersebut dibiayai sepenuhnya oleh APBD Kabupaten Pasuruan tahun 2026 alias digratiskan. Hal ini tak lepas dari komitmen Bupati Rusdi yang betul-betul ingin mengembangkan dunia olahraga, salah satunya sepakbola secara maksimal.

"Apalagi dalam dua tahun terakhir ini, hanya Malang dan Kabupaten Pasuruan yang melaksanakan kursus kepelatihan lisensi D secara gratis. Ini semua berkat dorongan Pak Bupati Rusdi yang luar biasa perhatian pada sepakbola," katanya.

Menurut Yudha, kursus kepelatihan Lisensi D ini adalah langkah strategis Pemkab Pasuruan untuk menyiapkan pelatih-pelatih kompeten yang akan membina Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kabupaten Pasuruan.

"Yang Pak Bupati inginkan adalah anak-anak di Kabupaten Pasuruan bukan hanya bermain dengan baik, tetapi suatu hari bisa bersaing level yang jauh terus meningkat. Syukur-syukur nasional atau bahkan mancanegara," imbuhnya.

Baca juga: Pemkab Pasuruan Gelar Pelatihan Digital Marketing untuk UMKM

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Pasuruan, Agus Mashadi menjelaskan, kursus kepelatihan lisensi D diikuti oleh 30 pelatih sepakbola maupun pelatih SSB di 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan, dan dilaksanakan selama 6 hari, terhitung 28 april sampai 3 mei 2026.

Selama pelaksanaan kursus, puluhan peserta dibimbing langsung oleh para coach edukator bersertifikasi. Sehingga dijamin akan dapat memberikan ilmu dan pengalaman seputar kepelatihan sepakbola mulai dasar sampai profesional.

"Kursus ini dilaksanakan dengan metode pembelajaran dalam kelas yang dilaksanakan di Hotel dan untuk pembelajaran praktek di Lapangan Plumbon Pandaan. Semuanya dibimbing coach bersertifikat," jelasnya.

Baca juga: Pertumbuhan QRIS Pasuruan Probolinggo di Atas 100 Persen

Dengan digelarnya kursus tersebut, Pemkab Pasuruan berharap kepada peserta agar mengikutinya dengan keseriusan dan dedikasi tinggi. Sebab Lisensi D PSSI bukan sekadar sertifikat, melainkan bekal ilmiah dan praktis untuk membentuk generasi pesepak bola Malaka yang berkarakter dan berprestasi.

"Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan akan lahir pelatih-pelatih baru yang mampu mendorong percepatan perkembangan sepak bola Malaka, mendukung program pemerintah, dan akhirnya mewujudkan mimpi melihat putra-putri daerah berlaga di panggung yang lebih tinggi," tutupnya.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru