Pemkab Probolinggo Minta Tambahan 100 Ribu Tabung LPG 3 Kg ke Pertamina

Reporter : Rini
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, mengajukan tambahan pasokan sebanyak 100 ribu tabung elpiji 3 kg kepada PT Pertamina (Persero)

JATIMPEDIA, Probolinggo -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, mengajukan tambahan pasokan sebanyak 100 ribu tabung elpiji 3 kg kepada PT Pertamina (Persero) guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat.

Bupati Probolinggo Mohammad Haris mengatakan pihaknya telah melakukan kajian sejak pertengahan bulan terkait potensi gangguan distribusi, termasuk dampak isu global seperti konflik perang yang memicu kekhawatiran di masyarakat.

Baca juga: Lestarikan Budaya dan Ekonomi, Pemkot Probolinggo Gelar Festival Gir Sereng

"Sejak awal kami sudah mengkaji lebih jauh, terutama terkait isu perang dan sebagainya. Di awal sempat terjadi panic buying karena pengaruh pemberitaan," katanya di Probolinggo, Jatim, Selasa.

Ia menjelaskan kondisi sempat berangsur normal setelah adanya distribusi tambahan dari Pertamina pada 19-20 Maret 2026, namun menjelang Lebaran terjadi fenomena panic buying di sejumlah wilayah.

"Menjelang Lebaran, terjadi lagi panic buying. Ada masyarakat yang membeli dua kali, setelah beli, kemudian beli lagi," katanya.

Baca juga: Jazz Bromo Jadi Jembatan Promosi Potensi Wisata Probolinggo

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Probolinggo telah mengajukan penambahan kuota elpiji sebanyak 100 ribu tabung dan langkah itu diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa hari setelah Lebaran.

"Kami sudah mengajukan tambahan 100 ribu tabung elpiji kepada Pertamina. Semoga itu direspons dengan baik untuk memastikan ketersediaan hingga H+6 Lebaran," katanya.

Baca juga: Tol Probowangi hingga Japek II Disiapkan Jadi Landasan Darurat Jet Tempur

Ia menjelaskan peningkatan kebutuhan elpiji tidak hanya dipengaruhi oleh momen Lebaran, tetapi juga oleh faktor psikologis masyarakat akibat isu global yang berkembang.

"Fenomena itu dipicu oleh isu perang dan juga momentum Lebaran. Kami berupaya agar ke depan distribusi tetap terjaga dengan baik, khususnya di Kabupaten Probolinggo karena masyarakat sangat membutuhkan," ujarnya.

Editor : Arif

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru