JATIMPEDIA, Pamekasan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan program pembinaan jalan bagi Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Bantuan berupa 250 drum aspal, serta bantuan material bagi korban bencana angin kencang senilai Rp100.000.000 diserahkan secara simbolis, kepad Bupati Pamekasan Kholilurrachman, Senin (9/3).
Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membantu penanganan kerusakan jalan, terutama di tengah musim penghujan yang cukup panjang.
Baca juga: Bangun Sekolah Rakyat, Pemkab Pamekasan Berencana Beli Tanah Warga
"Hampir semua Kabupaten itu mengajukan perbaikan jalan di tengah musim hujan yang cukup panjang ini. Di tengah penyesuaian anggaran saat ini, kalau itu jalan Pemprov maka akan melakukan proses perbaikan jalan, kalau itu jalan kabupaten/desa maka Pemprov hanya memberikan support aspal dimana-mana," terangnya.
"Jadi intinya kita sharing dengan Kabupaten/Kota," imbuh Khofifah.
Selain aspal dan material pembangunan, Gubernur Khofifah juga menyalurkan berbagai bantuan sosial dan tali asih kepada masyarakat Kabupaten Pamekasan dengan total nilai mencapai Rp13.760.750.000 melalui program Sapa Bansos Amaliyah Ramadhan 1447 H.
Kegiatan yang digelar di Kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Pamekasan, Minggu (8/3) sore tersebut merupakan rangkaian kegiatan Sapa Bansos Amaliyah Ramadhan ke-11 yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa program Sapa Bansos Amaliyah Ramadhan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.
Dari total bantuan sebesar Rp13,76 miliar tersebut, rinciannya meliputi bantuan melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sebesar Rp4.914.200.000, bantuan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur sebesar Rp521.550.000, bantuan keuangan desa dari berbagai perangkat daerah sebesar Rp8.175.000.000, serta penyaluran zakat produktif melalui BUMD Jawa Timur sebesar Rp50.000.000.
Bantuan sosial dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur mencakup berbagai program perlindungan sosial, di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH) Plus sebesar Rp3.878.000.000 bagi 1.939 keluarga penerima manfaat, bantuan sosial Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) sebesar Rp435.600.000 bagi 121 penerima, serta bantuan KIP PPKS Jawara sebesar Rp285.000.000 untuk 95 penerima.
Selain itu, disalurkan pula bantuan operasional dan tali asih bagi pilar-pilar sosial yang berperan langsung dalam pelayanan kesejahteraan masyarakat, meliputi SDM PKH Plus, pendamping disabilitas, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) dengan total bantuan sebesar Rp315.600.000 bagi 166 penerima.
Baca juga: Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes Maroko, Dorong Kemitraan Strategis di Bidang Regulasi
Khofifah menjelaskan bahwa bantuan ASPD diberikan sebesar Rp3.600.000 per tahun yang disalurkan secara bertahap dalam empat kali penyaluran. Mekanisme ini dilakukan agar proses pendampingan dan pemantauan terhadap penerima bantuan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
"Untuk ASPD, mereka satu tahun mendapat Rp3.600.000 dibagi empat kali supaya ada continuity penyapaan. Kemudian ada PKH Lansia, setahun mendapat Rp 2 juta per tri wulan, semuanya berbeda sesuai dengan hasil assesment di lapangan," jelas Khofifah.
Lebih lanjut, untuk bantuan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Jawa Timur juga disalurkan berbagai program pemberdayaan desa, di antaranya Program Desa Berdaya sebesar Rp100.000.000 untuk satu desa, Program Jatim Puspa sebesar Rp296.550.000 untuk dua desa, bantuan BUMDes sebesar Rp100.000.000, serta Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten sebesar Rp25.000.000.
Sementara itu, bantuan keuangan desa juga disalurkan melalui berbagai perangkat daerah, meliputi Rp200.000.000 untuk dua desa melalui Dinas PMD Jatim, Rp4.325.000.000 untuk 23 desa melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Jatim, Rp3.450.000.000 untuk 26 desa melalui Dinas PU Bina Marga Jatim, serta Rp200.000.000 untuk satu desa melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim.
Sementara itu, Bupati Pamekasan Kholilurrahman menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat Pamekasan melalui berbagai program bantuan tersebut.
Baca juga: Menko AHY Resmikan Kawasan DAK TPPKT Desa Campurejo Gresik
Ia meyakini bantuan yang diberikan akan semakin memotivasi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang berada di bawah garis kemiskinan.
"Ada tiga hal yang menjadi prioritas Pemkab Pamekasan. Yang pertama adalah pengobatan bagi yang penyakit serius di Rumah Sakit, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni, serta pengentasan kemisikinan bagi mereka yang berada dibawah garis kemiskinan," ucapnya.
"Kami berharap dengan kunjungan Gubernur Jatim, dan adanya bantuan aspal dan pasar murah bisa meringankan beban masyarakat di masa mendatang," pungkasnya.
Editor : Rofiq