Bupati Situbondo Sebut Kemiskinan Wilayahnya Turun 11,17 Persen

Reporter : Satriyo
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat Safari Ramadhan yang dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP NasDem Saan Mustopa

JATIMPEDIA, Situbondo - Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo memaparkan angka kemiskinan ditekan menjadi 11,17 persen selama setahun kepemimpinannya.

Hal itu ia sampaikan dalam acara Safari Ramadhan yang dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP NasDem Saan Mustopa dan Sekjen Hermawi F Taslim serta sejumlah pengurus lain.

Baca juga: Pemkab Situbondo Sebut Serapan Pupuk Subsidi Wilayahnya Capai 81 Persen

"Awal kami menjabat 2025, angka kemiskinan berada di angka 11,51 persen, dan sekitar enam bulan bisa ditekan atau turun menjadi 11,17 persen," kata Rio.

Ia menyampaikan angka kemiskinan menurun dari 80.170 jiwa menjadi 78.020 jiwa atau turun 0,34 persen dari sebelumnya 11,51 persen.

Angka kemiskinan Situbondo pada tahun 2024, kata Rio, sebesar 11,51 persen dari jumlah penduduk sekitar 700.000 jiwa, sementara pada tahun 2025 turun menjadi 11,17 persen.

Baca juga: PG Asembagoes Situbondo Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga

"Fokus kami ke depan untuk menurunkan angka kemiskinan, dan 2027 kami targetkan turun menjadi 10 persen," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP NasDem Saan Mustofa dalam sambutannya menyampaikan kegiatan Safari Ramadhan untuk memperkuat tali silaturahmi khususnya antar-anggota Partai Nasdem di Pulau Jawa.

"Silaturahmi keluarga besar NasDem ini penting, kohesivitas atau kekompakan akan lemah ketika silaturahmi tidak terjaga dengan baik, dan dalam bahasa politiknya silaturahmi itu, konsolidasi," ujar dia.

Baca juga: Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Pemkab Situbondo Luncurkan Kaka Peka

Saan Mustopa menyampaikan Safari Ramadhan Partai NasDem di Pulau Jawa berlangsung mulai 21 Februari dan akan berakhir pada 8 Maret 2026 atau selama 16 hari.

Ia menambahkan, selain silaturahmi dengan pengurus partai, DPP NasDem juga silaturahmi dengan tokoh masyarakat yakni mengunjungi sejumlah pesantren untuk mendapatkan nasihat sebagai upaya kontrol untuk tetap konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru