JATIMPEDIA, Gresik - Suasana sore di Kelurahan Trate kembali semarak dengan aroma kudapan buka puasa seiring diresmikannya Trate Takjil Market (TTM) Volume 4.
Festival kuliner yang telah menjadi tradisi tahunan ini tidak hanya sekadar tempat berburu makanan, tetapi kini menjelma menjadi pusat perputaran ekonomi kerakyatan paling dinamis di Kabupaten Gresik dengan melibatkan sedikitnya 130 pelaku UMKM lokal.
Baca juga: DLH Gresik Apresiasi Komitmen Petrokimia Gresik Pulihkan Mangrove Mengare
Momentum pembukaan TTM tahun ini terasa lebih istimewa. Selain deretan tenda takjil, Kelurahan Trate juga meresmikan outlet "Trate Rasa", sebuah pusat oleh-oleh modern seluas 180 meter persegi yang dibangun melalui sinergi CSR Petrokimia Gresik. Kehadiran outlet ini menjadi jawaban atas kebutuhan wadah permanen bagi produk unggulan warga yang selama ini dibina oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.
Lurah Trate, Ruli Budiman, menekankan bahwa konsistensi penyelenggaraan TTM hingga memasuki tahun keempat adalah bukti nyata kemandirian ekonomi warga. Ia menilai keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif komunitas yang terus berinovasi.
"Ini adalah cerminan dari kiprah Pokdarwis dalam mengembangkan potensi warga Trate agar produk mereka bisa dipromosikan, diadaptasikan, dan diimplementasikan terhadap pasar di Gresik," ujar Ruli dengan bangga di sela-sela pembukaan.
Baca juga: Petrokimia Gresik raih Gold Winner Media Relations Award 2026 lewat program PMA
Camat Gresik, Jalesvie Triyatmoko, yang hadir memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kemandirian warga Trate. Ia menyoroti bagaimana pasar takjil ini mampu menjembatani kebutuhan konsumen akan takjil berkualitas dengan para produsen rumahan.
"Ini dampak positifnya dirasakan langsung oleh warga. Sinergi antara Pokdarwis dan Kelurahan Trate menghadirkan program yang konkret. Bahkan, luar biasanya sudah ada pesanan dan penjualan meskipun gedung (outlet) belum sepenuhnya terbangun saat itu. Tetap semangat dan terus berkoordinasi," tutur Jalesvie menyemangati para pedagang.
Animo masyarakat yang luar biasa sejak hari pertama pembukaan juga menarik perhatian anggota legislatif. Elvita Vetty, anggota DPRD Kabupaten Gresik yang hadir bersama Ricke Mayumi, berharap geliat ekonomi di pasar takjil Trate ini bisa menular ke wilayah lain di Gresik.
Baca juga: Petrokimia Gresik Jadi Penyumbang Investasi PMDN Terbesar di Gresik pada 2025
"Animo masyarakat sore hari ini sangat luar biasa. Ini bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi UMKM di desa lain, sekaligus menjadi tolak ukur agar ke depannya ekonomi lokal semakin maju," ungkap Elvita Vetty.
Kini, dengan dukungan fasilitas permanen di outlet Trate Rasa dan kemeriahan 130 pelapak di TTM Volume 4, Kelurahan Trate bukan sekadar tempat berburu gorengan atau es buah, melainkan barometer kesuksesan pemberdayaan ekonomi berbasis warga di Gresik.
Editor : Arif