PJT I Ajak Sekolah Edukasi Kualitas Air

Reporter : Arif
Sejumlah siswa melakukan penelitian kualitas air di DAS Sungai Brantas

JATIMPEDIA, Tulungagung- Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama Jaring-Jaring Komunikasi Pemantauan Kualitas Air (JKPKA) menggandeng 27 sekolah di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas Tengah untuk mengikuti edukasi pemantauan kualitas air sungai.

Kepala Subdivisi Komunikasi Korporat dan Umum PJT I Yulia Puspitaningroem di Tulungagung, Jawa Timur, Kamis, mengatakan kegiatan tersebut diikuti pembina dan siswa perwakilan sekolah dari wilayah Tulungagung, Trenggalek, Blitar, dan Kediri.

Baca juga: Elevasi Waduk Wonorejo Turun, PJT I Pastikan Masih Normal

"Edukasi ini merupakan bagian dari peran PJT I dalam pengelolaan sumber daya air di wilayah Sungai Brantas yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada peningkatan pemahaman dan keterlibatan masyarakat," katanya.

Ia menjelaskan kolaborasi PJT I dan JKPKA bertujuan memperkuat edukasi lingkungan serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kualitas air sungai secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana sosialisasi dan regenerasi anggota JKPKA melalui pelibatan sekolah sebagai bagian dari jejaring pemantauan kualitas air.

Baca juga: Pemkab Tulungagung Segera Lakukan Percepatan Penanganan Bendungan Pacar

Rangkaian kegiatan meliputi penyegaran materi pemantauan kualitas air sungai secara fisik, kimia, dan biologi, dilanjutkan praktik lapangan pemantauan sungai, penulisan laporan hasil pemantauan, diskusi kelompok, hingga presentasi.

Ia menilai peran strategis sekolah sebagai agen perubahan dalam membangun budaya peduli sungai di lingkungan masing-masing.

"Melalui pelibatan guru dan siswa, kami berharap kepedulian terhadap pelestarian kualitas air sungai dapat tumbuh sejak dini," ujarnya.

Baca juga: Hijaukan Lahan Kritis, Pemkab Tulungagung Tulungagung Siapkan 10 Ribu Bibit untuk Penghijauan

Kegiatan yang mengusung tema "Air untuk Hari Ini dan Esok, Peran Strategis JKPKA dalam Konservasi dan Edukasi Sungai yang Berkelanjutan" tersebut, sekaligus menjadi upaya penguatan kapasitas jejaring sekolah dalam pemantauan kualitas air sungai.

Ia mengatakan sinergi antara dunia pendidikan, masyarakat, dan pengelola sumber daya air dibutuhkan untuk menjaga kelestarian sungai sebagai sumber kehidupan bagi generasi kini dan mendatang

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru