JATIMPEDIA, Tuban - PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa insiden kandasnya kapal tanker MT Abigail W di perairan Tuban tidak berdampak terhadap ketersediaan maupun kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM).
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan jika pihak perusahaan telah memastikan agar sistem penyaluran energi tetap berjalan normal dengan menyiapkan langkah mitigasi cepat, termasuk pengoperasian armada pengganti.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Komitmen Hadirkan Produk UMKM Berkelanjutan
Hal itu disampaikan menyusul peristiwa kapal tanker milik PT Pertamina Trans Kontinental yang terdampak cuaca ekstrem saat pelayaran. Menurutnya, Pertamina telah melakukan manuver operasional untuk menjaga stabilitas pasokan BBM ke seluruh wilayah layanan, khususnya kawasan Jatimbalinus dan daerah kepulauan.
Baca juga: Pertamina Drilling Raih Media Relations Awards 2026
“Sejak awal kejadian, kami langsung menyiapkan skema pengamanan distribusi agar kebutuhan energi masyarakat tidak mengalami gangguan. Armada pengganti telah disiapkan dan saat ini tengah dalam tahap penjadwalan pengiriman,” ujar Ahad Rahedi, Sabtu, 24 Januari 2026.
Ia menambahkan, seluruh langkah penanganan dilakukan secara terukur dengan tetap mengedepankan keselamatan pelayaran serta memperhatikan kondisi cuaca di lapangan. Selain itu, Pertamina juga terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk mendukung proses evakuasi kapal yang kandas tersebut.
Baca juga: Tekan Emisi, Kilang Balongan Manfaatkan Flare Gas
Ia memastikan, hingga saat ini tidak ditemukan indikasi kebocoran maupun pencemaran lingkungan di sekitar lokasi kejadian. Masyarakat pun diimbau tetap tenang, karena stok BBM nasional, khususnya di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, berada dalam kondisi aman dan terkendali.
Editor : Taufiq