JATIMPEDIA, Surabaya - Memasuki periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, aktivitas kepelabuhanan nasional diproyeksikan mengalami peningkatan signifikan. Kenaikan jumlah kunjungan kapal, mobilitas penumpang, serta distribusi logistik menjadi tantangan tersendiri bagi penyedia jasa maritim untuk menjaga kelancaran operasional.
PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di sektor Marine, Equipment, Port Services, Dredging and Shipyard (MEPS), menyatakan kesiapannya menghadapi lonjakan aktivitas tersebut. Perusahaan menegaskan komitmen pelayanan prima atau service excellence sebagai landasan utama dalam memberikan layanan selama periode libur akhir tahun.
Baca juga: Arus Peti Kemas TPS Juli 2026 Naik 11,79 Persen, Ekspor Melonjak 20,54 Persen
Manajemen SPJM menilai, peningkatan arus kapal yang rutin terjadi saat Natal dan Tahun Baru harus diantisipasi melalui kesiapan operasional yang menyeluruh, terintegrasi, dan berkesinambungan di seluruh wilayah kerja perusahaan.
SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick, mengatakan bahwa seluruh lini layanan SPJM telah dipersiapkan agar dapat beroperasi secara optimal selama periode tersebut.
“Sebagai perusahaan yang mengedepankan service excellence, SPJM memastikan seluruh layanan kami, mulai dari marine, equipment, port services, hingga dredging dan shipyard, siap mendukung kelancaran operasional kapal menjelang dan selama libur akhir tahun,” ujar Patrick.
Ia menuturkan, kesiapan tersebut mencakup aspek sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana pendukung. Dari sisi SDM, SPJM memastikan ketersediaan pandu serta tenaga pendukung pemanduan, termasuk operator radio dan planner. Sementara dari sisi armada, kapal tunda, kapal pandu, dan kapal kepil dipastikan dalam kondisi siap operasi.
Baca juga: Pupuk Indonesia, Pelindo hingga Angkasa Pura Berpotensi Masuk IPO
Tak hanya itu, SPJM juga menyiapkan prasarana pemanduan seperti stasiun pandu, kendaraan operasional, sistem komunikasi radio, serta dukungan sistem teknologi informasi. Sistem IT ini dirancang untuk memudahkan pengguna jasa, mulai dari proses pengajuan layanan, pemantauan progres, hingga penyelesaian pembayaran.
Patrick menegaskan, selama periode libur Natal dan Tahun Baru, SPJM berkomitmen menjaga layanan tetap aman, tepat waktu, dan tanpa hambatan. Menurutnya, kelancaran aktivitas kepelabuhanan menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan rantai logistik di tengah tingginya mobilitas masyarakat.
“Fokus kami adalah memastikan seluruh aktivitas operasional pengguna jasa di pelabuhan dapat berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti,” katanya.
Baca juga: Program Budidaya Kepiting Soka Antar Terminal Teluk Lamong Raih Gold TJSL & CSR Award 2026
Sebagai bentuk peningkatan kualitas layanan, SPJM juga menyediakan kanal komunikasi yang dapat diakses selama 24 jam penuh. Pengguna jasa dapat menyampaikan pengaduan maupun masukan melalui call center 102, WhatsApp 0811-1552-102, serta email customer.care@pelindo.co.id.
Di sisi operasional, layanan pemanduan dan penundaan kapal tetap beroperasi 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. SPJM menargetkan zero accident dan zero waiting time selama periode libur, dengan dukungan sistem pelayanan kapal berbasis digital melalui aplikasi Phinisi yang telah terintegrasi dengan Inaportnet.
“Keandalan sistem layanan kapal berbasis online ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam mendukung kelancaran aktivitas kepelabuhanan dan transportasi laut nasional,” tutup Patrick.
Editor : Arif