Buka Gerai Ke-13 di Pakuwon Mall Surabaya, Aeon Investasikan Rp 70 Miliar

Reporter : Eka Sapto
residen Direktur PT AEON Indonesia, Takahiro Osugi, didampingi Consulate General of Japan in Surabaya, Takonai Susumu serta General Manager Pakuwon Mall, Hendie Santoso dalam pembukaan di Surabaya

JATIMPEDIA, Surabaya - Peritel raksasa asal Jepang, AEON akhirnye membuka gerai ke-13 di Pakuwon Mall Surabaya, Kamis (18/12). Untuk gerai di Surabaya ini, PT AEON Indonesia menginvetasikan dana Rp 70 miliar.

Kehadiran gerai ini menandai langkah ekspansi AEON Indonesia di tengah dinamika industri ritel yang dalam beberapa tahun terakhir justru diwarnai penutupan sejumlah supermarket. Saat ini AEON Indonesia telah mengoperasikan total 13 gerai di berbagai daerah, dengan empat gerai baru dibuka sepanjang tahun ini.

Baca juga: Lima Hari Digelar, Surabaya Great Expo Bukukan Transaksi Rp7,75 Miliar

Presiden Direktur PT AEON Indonesia, Takahiro Osugi, didampingi Consulate General of Japan in Surabaya, Takonai Susumu serta General Manager Pakuwon Mall, Hendie Santoso, secara resmi membuka gerai supermarket AEON pertama di Pakuwon Mall Surabaya. 

Ekspansi tersebut, menurut Osugi, dilandasi keyakinan terhadap potensi ekonomi Indonesia serta kebutuhan pelanggan akan pilihan berbelanja yang berbeda. "AEON melihat adanya ruang diferensiasi yang dapat ditawarkan kepada masyarakat, sehingga tetap relevan meski kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih,"' kata Osugi.

Diferensiasi utama AEON terlihat pada kekuatan produk Delicatessen dan area Food & Beverage (F&B). Kesegaran produk di area supermarket menjadi salah satu nilai tambah yang diharapkan mampu menarik pelanggan untuk tetap berbelanja.

Hal yang juga menjadi keunikan adalah kehadiran area makan atau kuliner di dalam supermarket, konsep yang belum ditemui di Surabaya. Melalui area Food Street, AEON menyediakan sekitar 3.000 produk, yang memungkinkan pelanggan tidak hanya berbelanja, tetapi juga menikmati makanan langsung di tempat.

Lebih lanjut ia mengatakan, Surabaya adalah kota yang terus berkembang dengan potensi pasar yang menjanjikan. Selain pertumbuhan kota, daya beli masyarakat di area tempat gerai dibuka dinilai cukup sesuai dengan segmen produk yang ditawarkan.

"Karakteristik konsumen di Surabaya tidak hanya memedulikan harga dan kesegaran produk, tapi juga ingin belanja cepat, sering, dan mudah diakses. Oleh karena itu AEON berekspansi ke Surabaya untuk menghadirkan tempat belanja sehari-hari yang aman, nyaman, lengkap, dan terjangkau, sekaligus beradaptasi dengan preferensi masyarakat lokal," ujarnya.

Osugi menyebutkan bahwa pelanggan dari kalangan middle hingga middle-up menjadi target utama, termasuk komunitas yang mencari produk-produk tertentu yang tersedia di AEON. Dan Pakuwom Mall yang terletak di Surabaya Barat adalah lokasi paling tepat untuk mendekatkan diri kepada target konsumen yang diinginkan.

Baca juga: Pemkot Surabaya Berlakukan Tarif Surabaya Bus dan WiraWiri Rp81

"Sebagai salah satu pusat ritel terbesar dan paling strategis di Indonesia, Pakuwon Mall Surabaya memiliki kawasan yang luas, komposisi tenant yang kuat, serta reputasi sebagai destinasi belanja utama masyarakat Surabaya," ujarnya.

Momentum pembukaan gerai ini juga bertepatan dengan periode akhir tahun dan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta persiapan menuju Ramadan. Meski diakui daya beli masyarakat belum sepenuhnya kuat, kebutuhan belanja dinilai tetap ada.

"Oleh karena itu, AEON berupaya menghadirkan produk dengan keseimbangan harga dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, baik untuk akhir tahun maupun persiapan Ramadan," ujarnya.

Dari sisi komposisi produk, AEON menyatakan porsi produk impor di gerai Surabaya berada di bawah 20 persen. Selebihnya merupakan produk yang didistribusikan secara lokal, bahkan sebagian telah diarahkan untuk diproduksi di dalam negeri sebagai bagian dari dukungan terhadap produksi lokal.

Baca juga: BI Surabaya Bersama TNI AL Lepas Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat Mandiri Jatim

Gerai AEON Surabaya ini menjadi salah satu yang terbesar, dengan total luas area mencapai sekitar 8.000 meter persegi, termasuk area backroom. Sementara itu, area penjualan atau selling area mencapai kurang lebih 6.000 meter persegi.

Untuk gerai di Surabaya ini, nilai investasi mencapai sekitar Rp70 miliar dan diproyeksikan mampu menyerap sekitar 500 tenaga kerja, sekaligus memperkuat kehadiran AEON di pasar ritel Indonesia.

Meski tidak mengungkapkan target penjualan secara spesifik, AEON menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja setiap tahun serta berkontribusi menghadirkan pilihan baru bagi pelanggan di Surabaya. Ke depan, AEON berencana membuka lima gerai tambahan dalam satu tahun di Indonesia.

Terkait proyeksi ekonomi ke depan, Osugi tidak berharap adanya perbaikan kondisi secara drastis dalam waktu singkat. "Tetapi perusahaan akan terus memantau kebijakan pemerintah serta membaca kebutuhan dan preferensi pelanggan, baik dari sisi harga maupun kualitas produk, sebagai dasar penyusunan strategi ke depan," pungkasnya.

Editor : Taufiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru