JATIMPEDIA, Jakarta - Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES) menerima penghargaan nasional bergengsi terkait inovasi sektor migas. PHE OSES memperoleh apresiasi kategori Pengelolaan Gas Suar 2025 pada akhir Oktober lalu di Jakarta.
Direktorat Teknik dan Lingkungan Minyak dan Gas Bumi (Migas) memberikan penghargaan tersebut karena keberhasilan optimalisasi gas suar. PHE OSES berhasil menurunkan aktivitas pembakaran gas suar atau flaring melalui penerapan berbagai inovasi teknis lintas fungsi.
Baca juga: Pengembangan Sumur Infill Tingkatkan Produksi Migas Nasional
Penilaian penghargaan tersebut diawali presentasi program kolaborasi tim pada bulan Agustus 2025 di hadapan para juri. PHE OSES menyoroti dua inisiatif utama berupa program integrasi pemanfaatan gas suar serta program efisiensi energi.
"Penghargaan ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi rekan-rekan di lapangan. Mereka tidak hanya menjalankan operasi, tetapi juga menghadirkan inovasi yang berdampak. Ini membuktikan bahwa dekarbonisasi bukan hanya komitmen kebijakan, tetapi bisa diwujudkan langsung dari tangan para engineer dan operator yang bekerja setiap hari di fasilitas produksi," ujar General Manager PHE OSES Antonius dalam keterangannya.
Program pemulihan suar ini diterapkan secara langsung pada tiga wilayah operasi utama milik PHE OSES. Wilayah tersebut mencakup Anjungan Widuri, Anjungan Rama, dan fasilitas South Business Unit yang berlokasi di Pabelokan.
Baca juga: Sumur Migas Pangkah Gresik Bikin Pertamina Optimistis, Produksi Tembus 2.443 Barel per Hari
Gas suar Pabelokan dialirkan ke sistem pembangkit listrik untuk menekan pembakaran serta mengurangi emisi karbon. Proses ini berlangsung tanpa penghentian produksi serta membutuhkan koordinasi lintas fungsi pada fasilitas operasi tua.
"Dengan integrasi sistem yang tepat, gas suar dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi sekaligus menurunkan emisi CO₂. Meskipun adanya tantangan seperti cuaca ekstrem dan integrasi teknis dengan pembangkit lama, namun kendala tersebut dapat diselesaikan berkat kerja sama tim serta dukungan manajemen," kata Manager Power & Gas Pabelokan Island PHE OSES Rosihan.
Kedua inisiatif strategis tersebut menghasilkan sebuah capaian signifikan berupa penurunan gas suar rutin hingga 70 persen. Program lingkungan ini juga berhasil menekan angka emisi karbon sebesar 310.649 ton ekuivalen karbon dioksida.
Baca juga: Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Kembangkan Tiga Sumur Infill
Peningkatan keandalan pembangkit listrik di operasional PHE OSES turut menjaga pasokan gas bersih ke konsumen. Stabilitas energi di wilayah Banten dan Jakarta terjaga berkat pasokan gas ke PLN IP Cilegon.
PHE OSES tengah menyiapkan pengembangan lanjutan berupa digitalisasi sistem monitoring emisi dan perluasan pemulihan suar. Langkah ini menjadi kontribusi perusahaan dalam mendukung target nasional menuju Net Zero Emission pada tahun 2060.
Editor : Rizky