Kementan Sebut Banyuwangi dan Blitar Akan jadi Pusat Sapi Perah

Reporter : Fitri Handayani
Pusat pengembangan sapi perah ini akan difokuskan di Blitar dan Banyuwangi, Jawa Timur.

JATIMPEDIA, Surabaya -  Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengakselerasi Program Strategis Nasional (PSN) untuk mencapai kemandirian pangan. Menteri Pertanian Andi Amran (Mentan) Sulaiman, menegaskan komitmen untuk mengejar penguatan sektor peternakan sapi perah.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur Jawa Timur (Jatim ) Khofifah Indar Parawansa menyatakan, kesiapan penuh Jatim untuk mendukung pencapaian program nasional ini. Provinsi Jatim, yang disebut Mentan Amran sebagai penyumbang terbesar produksi padi, jagung, daging, dan telur secara nasional, siap menjadi ujung tombak.

Baca juga: Kabupaten Banyuwangi Diproyeksikan Ikuti Penilaian HAM Nasional

Pemerintah juga menyiapkan program penguatan peternakan sapi perah, yang akan menjadi bagian dari PSN, khususnya untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk memperkuat pasokan susu nasional, pemerintah berencana mengimpor 200 ribu sapi dara bunting pada tahun 2026.

Baca juga: Deninta dan Akhdan Dinobatkan sebagai Raka-Raki Jawa Timur 2026

"Tahun depan ada rencana untuk mendatangkan 200 ribu dara bunting. Kami di tahun ini baru sukses mendatangkan 10 ribu sapi dara bunting untuk sapi perah," ungkap Khofifah usai melakukan audiensi dengan Mentan Amran Sulaiman di Jakarta.

Pusat pengembangan sapi perah ini akan difokuskan di Blitar dan Banyuwangi, Jawa Timur. Pemerintah akan mengalokasikan anggaran sekitar Rp 2,4 triliun dengan target populasi mencapai 67 ribu ekor. Untuk mendukung program ini, lahan seluas 13 ribu hektare juga telah disiapkan.

Baca juga: BPJS Kesehatan Meluncurkan Program NADI JKN di Banyuwangi

Selain sapi perah, Pemprov Jatim juga terus mendukung aspirasi untuk Indonesia segera mencapai swasembada gula pada tahun depan. "Tahun ini, Pak Mentan mengantarkan swasembada beras. Maka, tahun depan, dimungkinkan kita bisa swasembada gula. Jawa Timur siap di lini paling depan untuk menyukseskan program nasional ini," ujar Khofifah

Editor : Taufiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru