Produksi Beras Kabupaten Sampang Meningkat

Reporter : Satriyo
Produksi beras 2025 mencapai 346 ribu ton, meningkat dari 325 ribu ton pada tahun sebelumnya

JATIMPEDIA, Sampang - Produksi beras Kabupaten Sampang terus menunjukkan tren kenaikan selama tiga tahun terakhir. Berdasarkan laporan Disperta KP Sampang, jumlah produksi pada 2025 mencapai 346 ribu ton, meningkat dari 325 ribu ton pada tahun sebelumnya. 

“Ini bukti sektor pertanian kita bergerak positif,” ujar Kepala Disperta KP Sampang, Suyono, Selasa (18/11/2025).

Baca juga: Wabup Sampang Dorong SPPG Jaga Kualitas Menu Makanan

Ia mengungkapkan bahwa lonjakan produksi beras tahun ini dipengaruhi oleh perluasan lahan tanam mencapai 8.000 hektare. Peran aktif TNI dan petani menjadi kunci keberhasilan perluasan tersebut. “Kerja gotong royong semua pihak membawa dampak signifikan,” katanya.

Suyono menegaskan bahwa ketahanan pangan Sampang berada dalam kategori aman karena masyarakat Madura cenderung mempertahankan gabah di wilayah sendiri. Kebiasaan ini menjaga cadangan pangan tetap terkontrol dan tidak mudah terpengaruh oleh dinamika pasar luar daerah.

Baca juga: Ciptakan Kenyamanan Belajar, Cabang Dinas Pendidikan Sampang Ciptakan Inovasi Astra

Selain menjaga stok di tingkat lokal, pola panen yang tersebar juga membantu mengurangi risiko kekurangan beras. Pemerintah memastikan distribusi berjalan sesuai kebutuhan masyarakat di setiap kecamatan.

 
Dalam menghadapi perubahan iklim, pemerintah daerah terus melakukan mitigasi agar produksi tidak terdampak signifikan. Upaya pemantauan kondisi tanaman dilakukan rutin untuk menghindari gagal panen.

Baca juga: DPRD dan Pemkab Sampang Sahkan KUA-PPAS 2027, Dorong Percepatan Pembangunan

Ia menjelaskan bahwa peningkatan produksi belum membuat pemerintah berpuas diri. Fokus selanjutnya ialah meningkatkan produktivitas melalui benih unggul yang adaptif terhadap cuaca ekstrem. “Benih unggul membawa dampak langsung pada hasil panen,” ujarnya.

Pendampingan petani dan modernisasi teknologi pertanian akan menjadi prioritas agar produksi tetap stabil sepanjang tahun. Langkah ini diharapkan memperkuat posisi Sampang sebagai salah satu daerah penyangga pangan di wilayah Madura.

Editor : Rofiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru