Penerbangan Jember–Jakarta Tumbuhkan Optimisme Pebisnis Lokal

Reporter : Satriyo
Penerbangan langsung rute Jember–Jakarta, yang dilayani maskapai Fly Jaya

JATIMPEDIA, Jember  - Kalangan pebisnis di Jember menyambut antusias beroperasinya kembali penerbangan langsung rute Jember–Jakarta, yang resmi menjadi layanan permanen.

Penerbangan yang beroperasi kembali mulai Selasa (11/11/2025), tidak hanya memperpendek waktu tempuh. Tapi juga membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi, investasi, dan konektivitas daerah.

Baca juga: BPBD Jember Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

CEO BIN Cigar, Febrian Ananta Kahar, mengatakan kehadiran penerbangan ini menjadi angin segar bagi dunia usaha lokal. Konektivitas udara yang lancar akan mendorong kepercayaan investor. 

“Kelancaran transportasi dari Jember ke luar daerah itu membuat kami lebih hidup. Penerbangan ini membuat investor kami juga tambah yakin bahwa Jember tempat yang tepat untuk berinvestasi,” ujarnya. 

Febrian menambahkan, dari sisi biaya dan waktu, penerbangan langsung jauh lebih efisien, dibandingkan dengan perjalanan darat ke Surabaya sebelum terbang ke Jakarta.

“Kalau dulu harus ke Surabaya dulu, sekarang bisa langsung. Pagi bisa ngantor di Jember, siang berangkat ke Jakarta. Ini jauh lebih efektif dan efisien,” kata dia.

Ia menyebut, dengan adanya penerbangan permanen ini, Jember kini semakin terbuka dan terkoneksi dengan pusat ekonomi nasional. Bukan sekadar penerbangan, tapi tanda Jember sedang naik kelas.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Jember secara resmi menetapkan rute Jember–Jakarta sebagai layanan permanen, setelah melalui masa uji coba dan evaluasi.

Baca juga: JKCI 2026 Perkuat Hilirisasi Tembakau dan Promosikan Pariwisata Jember

Penetapan tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Pemkab Jember dan PT Surya Mataram Nusantara (Fly Jaya Air) di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa (28/10/2025).

Rute penerbangan dari Bandara Notohadinegoro Jember menuju Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta kembali aktif mulai 11 November 2025, dengan jadwal tetap setiap Selasa dan Kamis.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyebut penerbangan langsung Jember–Jakarta merupakan kebutuhan strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Jember memiliki angka kemiskinan ekstrem tertinggi di Jawa Timur. Untuk menurunkannya, kita perlu investasi. Dan investor tidak akan datang jika bandara tidak aktif dan akses tol belum tersambung,” jelasnya.

Baca juga: Puncak JFC 2026, Para Putri Indonesia Tampil Memukau di Hadapan Masyarakat

Menurutnya, keberadaan bandara yang aktif menjadi syarat penting agar Jember terhubung langsung dengan pusat kegiatan ekonomi nasional.

“Target kita jelas yaitu Jakarta. Di sanalah pusat investasi dan ekonomi berada. Dengan bandara aktif, investor lebih mudah datang, dan pariwisata juga ikut bergerak,” tambahnya.

Dengan adanya penerbangan permanen ini, Jember diharapkan semakin siap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Tapal Kuda, sekaligus pintu masuk investasi ke wilayah timur Jawa. 

Editor : Rizky

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru