Wagub ​Emil Dardak Pastikan Pertamina Tanggung Jawab Motor Brebet

Reporter : indri fitria
Emil saat melakukan inspeksi mendadak ke Bengkel Libra Motor, Jalan Raya Manyar, Surabaya, salah satu bengkel yang ditunjuk Pertamina untuk penanganan keluhan

JATIMPEDIA, Surabaya -  Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak, memastikan Pertamina telah bertanggung jawab penuh atas fenomena motor brebet yang dialami masyarakat di beberapa wilayah Jawa Timur usai pengisian bahan bakar. Pemerintah menegaskan penanganan dilakukan secara cepat dan transparan untuk menjamin kenyamanan konsumen.

Hal itu disampaikan Emil saat melakukan inspeksi mendadak ke Bengkel Libra Motor, Jalan Raya Manyar, Surabaya, salah satu bengkel yang ditunjuk Pertamina untuk penanganan keluhan, pada Rabu (5/11/2025).

Baca juga: Deninta dan Akhdan Dinobatkan sebagai Raka-Raki Jawa Timur 2026

"Semua sedang diinvestigasi, dan Pertamina sudah bertanggung jawab penuh. Kalau ada masalah, jangan sungkan datang. Ada 33 bengkel resmi yang bisa didatangi," ujar Emil.

Dalam sidak tersebut, Emil meninjau proses pengecekan kendaraan dan berdialog dengan teknisi serta pemilik motor yang melapor gangguan usai mengisi Pertalite. Ia menegaskan masyarakat cukup datang ke bengkel resmi tanpa prosedur rumit.

"Daripada harus lapor ke posko SPBU, cukup datang ke bengkel, langsung dicek dan ditangani. Ini bukti negara hadir," katanya.

Baca juga: Honda AT Family Day Semarakkan 11 Kota di Jawa Timur

Pemilik Bengkel Libra Motor, Anton Agus Wijaya, menyebut konsumen hanya perlu menunjukkan struk pembelian BBM sebagai bukti untuk mendapatkan layanan perbaikan gratis. Region Manager Retail Sales Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Deny Sukendar, memastikan perusahaan sedang melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kualitas Pertalite di SPBU.

"Kami cek ulang distribusi, kadar air, dan density BBM. Ini bagian dari tanggung jawab Pertamina," ujarnya.

Baca juga: Tiga Direksi Baru PDAM Surya Sembada Ditetapkan Pemkot Surabaya

Pertamina mencatat 782 laporan masyarakat telah ditangani hingga 5 November 2025, mayoritas hanya memerlukan pembersihan tangki dan penggantian bahan bakar tanpa penggantian komponen besar. Emil mengimbau warga tetap menggunakan Pertalite dan tidak terprovokasi isu yang belum pasti.

"Yang penting jangan panik, jangan sebarkan informasi yang belum jelas. Kalau ada kendala, segera lapor. Pemerintah hadir," katanya.

Editor : Taufiq

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru