PLN Ganti Material GI Ispat Indo Untuk Jaga Pasokan Listrik

jatimpedia.id

Surabaya, JP - PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melakukan penggantian material PMT (Pemutus Tenaga) 150 kV di Gardu Induk (GI) Ispat Indo Sidoarjo guna menjaga pasokan listrik tetap aman.

Baca juga: PLN Jatim Perluas Pemanfaatan SPKLU Untuk Mahasiswa UMM

General Manager PLN UIT JBM, Didik F. Dakhlan mengatakan penggantian Material Transmisi Utama (MTU) memang merupakan salah satu upaya agar pasokan listrik terus terjaga.

“Kami menyadari bahwa keandalan sistem kelistrikan akan berbanding lurus dengan kepuasan pelanggan. Untuk itu kami baru saja menyelesaikan penggantian PMT pada GI Ispat Indo yang sudah mengalami penurunan kinerjanya,” katanya, Senin (10/10).

Dia mengatakan PLN memang harus menjamin keandalan dalam penyaluran tenaga listrik kepada seluruh pelanggannya, khususnya pelanggan prioritas seperti kalangan industri yang sangat bergantung pada ketersediaan listrik.

Baca juga: PLN : 10.131 Pelanggan Jatim Manfaatkan Promo Tambah Daya

“Bila saluran listrik terputus, maka akan menghambar proses produksi yang dapat berakibat pada kerugian industri itu sendiri,” katanya.

Didik menjelaskan PT Ispat Indo yang bergerak dalam bidang pengecoran logam itu harus terus tersuplai listrik dengan baik. Pasokan daya yang tersambung dari PLN yakni sebesar 99.000.000 VA serta tegangan 150 KV. Dalam 5 bulan terkahir, rata-rata pemakaian kWH Ispat Indo berada di sekitar 5.338.368 kWh/bulan.

Baca juga: PLN UIT JBM Dukung Surabaya Electric Forum 2026 Bahas Transmisi Andal

“Dengan kebutuhan daya yang cukup besar ini, kami berupaya meminimalisir potensi-potensi yang bisa mengakibatkan terjadinya gangguan salah satunya infrastruktur kelistrikan yang kurang optimal yakni dengan penggantian PMT sebagai pengaman bila terjadi gangguan,” jelasnya.

Adapun pekerjaan penggantian PMT ini dilakukan selama dua hari. Sedikitnya ada 25 personel yang bekerja agar cepat rampung. Serta dalam setiap pekerjaan yang dilakukan oleh para petugas tetap mengutamakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. (rin)

Editor : Aries W

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru