75 Persen Penjualan Emas adalah Pembeli Perhiasan

Reporter : indri fitria
Toko Emas Wahyu Redjo memperkuat pasar emas di Surabaya dengan menghadirkan layanan premium

JATIMPEDIA, Surabaya - Toko Emas Wahyu Redjo memperkuat pasar emas di Surabaya dengan menghadirkan layanan premium dan strategi investasi perhiasan, seiring tren permintaan masyarakat untuk kebutuhan investasi maupun gaya hidup.

“Sekitar 75 persen orang masih membeli perhiasan dibanding logam mulia. Kami ingin mendorong pelanggan agar investasi tidak hanya di logam mulia, tetapi juga pada perhiasan,” kata Manajemen Representatif Wahyu Redjo Group Diana Kusuma Atmaja di Surabaya, Rabu.

Baca juga: Tahun 2025 Nilai Pasar Emas Digital Tembus Rp9.491 Triliun

Ia menjelaskan, pembelian perhiasan di Surabaya menyumbang sekitar 30-40 persen dari total penjualan, sisanya berasal dari luar daerah.

“Trennya semakin meningkat. Kami punya standar harga resmi mengikuti pasar, sehingga konsumen merasa aman bertransaksi,” ujarnya.

Baca juga: Emas Alami Deflasi pada Maret Pasca Inflasi 30 Bulan Beruntun

Dengan lebih dari 100 cabang di Jawa Timur, Wahyu Redjo mampu memetakan selera pelanggan dengan standar penjualan dan interaksi yang terjaga, termasuk layanan purna jual seperti pencucian perhiasan gratis dengan standar hotelier.

Untuk memperkuat pasar, Wahyu Redjo tengah menyiapkan ekspansi ke beberapa daerah baru di Jawa Timur seperti di wilayah Situbondo, Ponorogo, hingga Probolinggo.

Baca juga: Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton dalam Setahun

"Untuk Jawa Tengah belum dalam waktu dekat karena masih perlu persiapan matang,” katanya.

Selain itu, Wahyu Redjo juga menggelar pameran Sparkling Carnival di Atrium Jalata Plaza Surabaya pada 1-5 Oktober 2025, yang menampilkan koleksi terbaru dari pabrik emas seperti UBS, AYU dan HWT. (eka)

Editor : Rizky

Peristiwa
Berita Populer
Berita Terbaru