JATIMPEDIA, Surabaya - BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur merilis update terbaru mengenai kondisi iklim di wilayah setempat. Berdasarkan pantauan pos hujan, hasil monitoring meliputi Hari Tanpa Hujan (HTH), distribusi curah hujan dasarian III September 2025, serta prediksi curah hujan dasarian I Oktober 2025.
Dalam rilis resminya, BMKG menyampaikan Hari Tanpa Hujan (HTH) berturut-turut di Jawa Timur bervariasi, mulai dari kategori “Masih Ada Hujan s/d Updating” hingga “Sangat Panjang”.
Baca juga: BMKG Malang : Ada 623 Gempa Guncang Jatim Selama Juli 2026
Sementara itu, distribusi curah hujan pada dasarian III September 2025 umumnya berada pada kategori rendah hingga menengah. Namun, terdapat kriteria tinggi (lebih dari 150 mm) di sebagian kecil wilayah Kabupaten Banyuwangi.
Baca juga: Musim Kemarau Surabaya dan Sekitarnya Diguyur Hujan, Ini Kata BMKG
Untuk proyeksi ke depan, BMKG menegaskan bahwa curah hujan di Jawa Timur pada dasarian I Oktober 2025 diprediksi berada pada kategori rendah (0–50 mm) dengan peluang lebih dari 80 persen. Kondisi ini menjadi perhatian penting bagi sektor pertanian, sumber daya air, hingga kesiapsiagaan daerah terhadap potensi kekeringan atau perubahan pola tanam.
BMKG mengimbau masyarakat serta pemerintah daerah agar rutin memantau perkembangan informasi iklim terbaru melalui kanal resmi staklim-jatim.bmkg.go.id atau dengan menghubungi BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur.
Baca juga: BMKG Perkirakan Kemarau di Malang Raya Terjadi Hingga November 2026
Masyarakat diminta rutin memantau prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG, memeriksa kondisi bangunan, serta menjaga saluran air tetap lancar sebagai langkah mitigasi menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, puting beliung, hujan es, tanah longsor khususnya di daerah rawan.
Editor : Arif